Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Asisten I Buka Dialog Sosialisasi Forum Kerukunan Umat Beragama

Redaksi 15-07-2024, 11:01 WIB 1 menit baca
Asisten I Setda Kotim, Rihel menyampaikan sambutan Bupati pada acara sosialisasi kerukunan antar umat beragama. (FOTO:ABU)
Asisten I Setda Kotim, Rihel menyampaikan sambutan Bupati pada acara sosialisasi kerukunan antar umat beragama. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT – Asisten I Setda Rihel memwakili Bupati Kabupaten Kotim H Halikinnor membuka dengan resmi acara sosialisasi kerukunan antar umat beragama pada Senin (15/7/2024).

Tujuan dari kegiatan ini adalah menerangkan tentang pentingnya saling bertoleransi dan saling memberikan kenyamanan terhadap sesama umat beragama khususnya di Kabupaten Kotim.

"Saya jelaskan bahwa yang diatur oleh pemerintah dalam peraturan bersama menteri ini bukanlah doktrin melainkan hal-hal yang terkait dengan hubungan para pemeluk agama selaku warga negara kesatuan Republik Indonesia. Karena itu pengaturan ini sama sekali tidak mengurangi makna kebebasan beragama yang disebutkan dalam pasal 29 uud 1945,” kata Rihel.

Ia menjelaskan ppasal 22 A UU 32/2004 yang menegaskan bahwa, dalam menyelenggarakan otonomi, daerah mempunyai kewajiban melindungi masyarakat, menjaga persatuan, kesatuan dan kerukunan nasional, serta keutuhan negara kesatuan republik indonesia.

Oleh sebab itu camat dan lurah/kepala desa juga sangat berperan dalam mengimplementasikan peraturan bersama tersebut sesuai dengan kewenangan yang diberikan.

"Saya bersama semua unsur pimpinan daerah ini sangat mengharapkan agar perbedaan-perbedaan yang ada di antara kita hendaknya mampu kita rajut untuk kita jadikan potensi yang sinergis dalam membangun daerah kita. Kita tidak boleh larut dalam situasi yang membesar-besarkan dan mempermasalahkan perbedaan. Sebab masih banyak masalah bangsa yang perlu mendapat  perhatian  dan kepedulian kita,” jelasnya.

Oleh sebab itu FLUB Kotim ini diharapkan bisa menjadi forum untuk mempererat silaturrahmi antar umat beragama, sekaligus mengantisipasi dan menyelesaikan persoalan-persoalan yang timbul secara bijak dan fikiran jernih, yang nantinya bermuara pada keharmonisan, ketertiban, dan ketenteraman seluruh masyarakat.

"FKUB sangat diharapkan mampu menjembatani upaya-upaya dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan beragama, khususnya di Kotim ini,” jelasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard