Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Tiwah Mempererat Hubungan Pemerintah dan Masyarakat Adat

Redaksi 17-07-2024, 12:38 WIB 1 menit baca
Bupati Kabupaten Kotim, H Halikinnor saat menghadiri acara adat. (FOTO: ISTIMEWA)
Bupati Kabupaten Kotim, H Halikinnor saat menghadiri acara adat. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor menilai acara ritual tiwah merupakan kegiatan yang konkret untuk menguatkan hubungan antara pemerintah daerah bersama masyarakat adat didaerah tersebut.

Hal itu disampaikannya secara lansung disela hadir acara ritual tiwah di Desa Bukti Makmur, Kecamatan Tualan Hulu, Selasa (16/7/2024).

"Ini sangat luar biasa, dengan acara semacam ini menunjukkan kita orang Dayak saling menghormati dan terus menguatkan sinergintas kita," kata Halikinnor.

Adapun diketahui acara tiwah ini merupakan sebuah prosesi kematian tingkat terakhir dalam agama Hindu Kaharingan. Halikin sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, pasalnya kegiatan tersebut juga merupakan kegiatan kearifan lokal yang patut dilestarikan daerah.

"Saya atas nama pemerintah daerah dan secara pribadi mengucapkan penghargaan yang setinggi-tingginya ata kegiatan ini," ungkapnya.

Pada kesempatan itu Halikin juga sempat meninjau sejumlah titik jalan di wilayah tersebut. Dirinya berharap agar desa ini dapat segera mendapatkan akses jalan yang layak.

"Harapan saya kedepan minimal desa ini diaspal, kalo hujan tidak becek kalo panas tidak berdebu itu harapan saya minimal tahun depan dilaksanakan," imbuhnya.

Selain itu dirinya, juga mengucapkan rasa syukurnya atas berlangsungnya acara besar ini dengan tertib, aman dan damai,dirinya mengajak masyarakat setempat agar terus melestarikan kegiatan kearifan lokal ini.

"Mudah-mudahan acara semacam ini terus kita jaga dan kita lestarikan di daerah kita. Karena ini menunjukkan kita orang Dayak saling menghormati. karena saya juga orang Dayak," ucapnya.  (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard