Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Karhutla Mulai Terjadi, Camat dan Luruh Diminta Diminta Edarkan Surat Imbau

Redaksi 20-07-2024, 02:44 WIB 1 menit baca
Tampak kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kotim mulai terjadi. (FOTO: ISTIMEWA)
Tampak kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kotim mulai terjadi. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Pemkab Kotawaringin Timur mengimbau masyarakat tidak membakar lahan dan sampah di sembarang tempat saat memasuki musim kemarau ini.

“Camat dan lurah bisa buat surat edaran sendiri atau sosialisasi bahwa jangan membakar lahan atau sampah sembarangan. Boleh menebas tapi jangan membakar dan jangan membuang puntung rokok sembarangan,” kata Asisten I Sekretariat Daerah Kotim Rihel, Sabtu (20/7/2024).

Ia mengatakan, aktivitas membakar lahan dan sampah serta membuang puntung rokok sembarangan pasalnya banyak semak semak dan lahan gambut di musim ini sangat rawan terjadi kebakaran.

Untuk itu, sebaiknya warga masyarakat selama musim kemarau tahun ini, tidak seenaknya membakar sesuatu/sampah di sembarang tempat, itu dilakukan demi mencegah kebakaran yang bisa mengakibatkan kerugian, baik bagi diri sendiri dan orang banyak. 

Akhi-akhir ini sejumlah kebakaran lahan dilaporkan akibat rembetan api saat warga membakar sampah. Seperti yang terjadi di Jalan Kapten Mulyono, Sampit.

“Tanpa kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat tidak akan berhasil mencegah bencana kebakaran yang menimbulkan banyak dampak bagi kehidupan,” jelasnya.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya untuk terus melakukan antisipasi untuk mencegah kebakaran, terutama di daerah yang rawan kebakaran. 

"Kebakaran lahan mengakibatkan dampak luas. Tidak hanya di daerah ini, bahkan hingga manca negara. Asap akibat kebakaran akan mengganggu kesehatan, pendidikan, ekonomi dan berbagai hal," ujarnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard