Peringati 10 Muhamaram, Pemkab Kotim Gelar Festival Bubur Asyura
SB, SAMPIT - Menyambut datangnya 10 Muharram 1446 H, Pemkab Kotim melalui Dinas Pariwisata mengadakan festival Bubur Asyura atau Bubur Suro tahun 2024, dihalaman Kota Sampit, Minggu (21/7/2024).
"Kami dari Pemkab Kotim sangat apresiasi dengan antusias warga mengikuti festival Bubur Suro. Dan terimakasih juga kepada Dinas Pariwisata sudah menyelenggarakan acara ini yang cukup meriah dan sukses," kata Wakil Bupati Kotim Irawati.
Festival Bubur Asyura yang dihidangkan dan sudah menjadi makanan khas di hari ke 10 bulan Muharram memiliki makna mendalam dan merupakan bentuk pengungkapan rasa syukur manusia atas keselamatan yang diberikan Allah SWT.
Bubur Asyura memiliki makna terkait nilai sosial, sebab pembuatan Bubur Asyura melibatkan banyak orang. di samping itu juga mengandung nilai budaya. Sebab makanan tradisional bubur Asyura ini menjadi salah satu sarana upacara keagamaan yang telah dilakukan secara turun temurun.
"Bapak Bupati menginginkan untuk festival Bubur Asyura ini diadakan setiap tahunnya. Olehnya itu tadi saya juga sudah memerintahkan untuk ke depannya sebelum diadakan festival harus lebih dulu disosialisasikan ke medsos, melalui media koran dan elektronik agar semua masyarakat bisa menarik para wisatawan untuk datang menikmatinya," jelasnya.
Tentunya upaya yang dilakukan ini hendaknya tidak berhenti sampai di sini. Sehingga dapat memberikan dampak bagi perkembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kotim. Karena di samping resep dan bahan yang mungkin berbeda di setiap daerah, proses pembuatannya yang melibatkan banyak orang, laki-laki dan perempuan, tua dan muda,dengan cara masak yang unik menjadi daya tarik tersendiri.
"Kamu mengapresiasi berbagai upaya yang dilakukan untuk mendorong perkembangan pariwisata dan εκονομι kreatif. Terimakasih kepada para peserta yang telah berpartisipasi dengan mengikuti festival Bubur Asyura pada hari ini. Semoga tahun depan dapat semakin meriah lagi pelaksanaannya," tutupnya. (f1/sb)