Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

RSUD dr Murjani Sampit Bantah Jual Beli No Antrean

Redaksi 20-12-2024, 02:32 WIB 1 menit baca
Kepala Instalasi Rawat Jalan, dr Iman Hermawan
Kepala Instalasi Rawat Jalan, dr Iman Hermawan

SB, SAMPIT – Dokter spesialis okupasi, yang juga bertugas sebagai dokter fungsional dan Kepala Instalasi Rawat Jalan dr Iman Hermawan, menegaskan penggunaan daftar antrean online Rumah Sakit Daerah (RSUD) Murjani Sampit tidak pernah diperjual belikan.

Hal ini disampaikan Iman saat menanggapi berita yang beredar mengenai jual beli nomor antrean kepada pasien lain di RSUD dr Murjani Sampit.

"Untuk antrean online pasien ke poliklinik itu tidak bisa dijual belikan. Kenapa begitu, karena data pasien pendaftar sebelumnya sudah terinput disistem secara otomatis. Jadi tidak bisa diberikan ke pasien lain karena datanya pasti berbeda. Penyakitnya juga pasti berbeda. Dan kalaupun berbeda maka dokter akan cocokan dengan KTP dan meninjau lebih lanjut. Sejauh ini tidak ada yang tertukar,” kata Iman, Jumat (20/12/2024).

Dirinya juga menjelaskan, pihaknya mempunyai dua cara pendaftaran pasien rujukan BPJS yaitu melalui aplikasi JKN Online dan juga bisa melalui Kioska yang disediakan di pojok rumah sakit.

"Untuk dua duanya ini rujukan semua, ada yang langsung ke aplikasi JKN Online dan ada yang langsung datang ke RS menggunakan Kioska dibantu sama petugas. Cuman kuota untuk Kioska itu juga biasanya terbatas karena terlalu banyak yang sudah daftar melalui aplikasi JKN Online. Jadi untuk ada yang jual beli nomor antrean itu kita bingung bagaimana cara jualnya,” jelasnya.

Pihaknya juga meminta kepada masyarakat apabila melihat oknum yang melakukan jual beli nomor antrean agar di dokumentasikan, sabagi bahan investigasi mereka apabila terjadi kecurangan tersebut.

"Saat ini kita belum melakukan investigasi langsung, takutnya ini kesalah pahaman, mungkin dititip ataupun hal lainnya. Karena sejujurnya sistem itu sudah terinput tidak mungkin yang punya data A yang berobat B,” tegasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard