Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Disdik Kotim Analisis Permintaan Pembangunan SMP di Desa Hanjalipan

Redaksi 24-01-2025, 11:22 WIB 1 menit baca
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim, M Irfansyah ketika diwawancara oleh wartawan ini. (FOTO:ABU)
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim, M Irfansyah ketika diwawancara oleh wartawan ini. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT - Warga Desa Hanjalipan, Kecamatan Kota Besi berharap Pemkab Kotim membangun Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayahnya. Pasalnya selama ini anak-anak mereka harus menempuh jarak jauh di Desa Tehang Kecamatan Parenggean untuk mendapatkan pendidikan tingkat SMP tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur (Kotim) Muhammad Irfansyah mengungkapkan pihaknya akan menganalisis lokasi wilayah Hanjalipan terlebih dahulu untuk ditentukan pembangunan sekolah di wilayah itu.

"Memang ada permintaan dari warga setempat untuk pembangunan sekolah. Kami akan analisis dulu apakah sesuai lokasi atau tidak,” kata Irfansyah, Jumat (24/1/2025).

Irfansyah menjelaskan analisis tersebut untuk memastikan pembangunan sekolah tepat sasaran.   Ada beberapa yang menjadi pertimbangan untuk pembangunan sekolah seperti jumlah peserta didik yang terbatas.  

"Jangan sampai sekolah itu dibangun dengan menggunakan dana besar ternyata yang sekolah hanya empat orang, sementara bangunannya ratusan juta," ucapnya.

Kemudian, Desa Hanjalipan diketahui rawan terhadap bencana banjir. Hampir setiap tahun, banjir terjadi di wilayah tersebut. Hal ini pun menjadi pertimbangan pihaknya.

"Kami juga mempertimbangkan lokasi pembangunannya karena Desa Hanjalipan itu semuanya rawan banjir, pembangunan sekolah itu harus bebas banjir," terangnya.

Namun Irfan menegaskan pihaknya akan kembali menganalisis, pasalnya semua daerah membutuhkan pendidikan.

"Ini perlu kami lakukan, karena nanti kalau sudah membangun gedung sekolah itu ada kostnya juga yang dianggarkan," pungkasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard