Pemprov Kalteng Diminta Siapkan Ekosistem Ekonomi Digital untuk Pemuda
SB, PALANGKA RAYA - Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Siti Nafsiah, menegaskan, pemerintah daerah perlu menyiapkan ekosistem ekonomi digital yang mendukung perkembangan generasi muda di era globalisasi.
Menurutnya, tantangan ekonomi saat ini tidak hanya berkutat pada sektor konvensional, melainkan juga menyentuh ruang digital yang semakin mendominasi berbagai lini kehidupan. Oleh sebab itu, pemerintah harus memastikan anak muda di Kalteng mampu beradaptasi.
“Anak muda kita harus disiapkan menghadapi perubahan. Bukan hanya sekadar diberikan motivasi, tetapi juga akses nyata dalam pendidikan, pelatihan, hingga fasilitas ekonomi digital,” katanya, Selasa (23/9/2025).
Siti menjelaskan, ekosistem yang dimaksud meliputi pendidikan berbasis literasi digital sejak di bangku sekolah, pelatihan kewirausahaan modern, hingga dukungan akses pembiayaan bagi pelaku usaha muda. Dengan begitu, generasi muda tidak hanya menjadi konsumen, melainkan juga produsen dalam dunia digital.
Ia menilai, saat ini banyak pemuda di Kalteng yang memiliki potensi dalam bidang ekonomi kreatif. Namun keterbatasan akses, minimnya pelatihan, serta kurangnya dukungan kebijakan sering menjadi hambatan utama bagi mereka untuk berkembang.
“Kalau pemerintah bisa menyiapkan ruang yang kondusif, anak muda pasti bisa menciptakan inovasi, membuka lapangan kerja, dan membawa dampak positif untuk daerah,” ujarnya.
Lebih jauh, Siti menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak, baik pemerintah, dunia usaha, maupun lembaga pendidikan, dalam membangun ekosistem digital. Sinergi ini diyakini mampu mempercepat lahirnya generasi muda yang mandiri secara ekonomi.
“Pembinaan tidak bisa hanya dilakukan setengah-setengah. Harus terintegrasi dan berkelanjutan agar benar-benar melahirkan anak muda yang tangguh di sektor ekonomi digital,” tegasnya.
Ia juga mendorong agar kebijakan pemerintah provinsi lebih berpihak pada kepentingan pemuda, khususnya dalam sektor UMKM dan ekonomi kreatif yang kini semakin terbuka luas di dunia digital.
Dengan langkah itu, tambah Siti, Kalimantan Tengah akan memiliki generasi muda yang mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus menjawab tantangan global.
“Kalau kita serius memberikan dukungan, saya yakin pemuda Kalteng bisa jadi kekuatan utama pembangunan ekonomi daerah ke depan,” pungkasnya. (sb)