Lewati ke konten utama
Pemprov Kalteng

Gubernur Kalteng dan Bupati Kapuas Resmikan Jembatan

Redaksi 21-12-2025, 01:50 WIB 1 menit baca
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran bersama Forkopimda dan Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno memotong pita meresmikan Jembatan Sei Pasah dan Jembatan Terusan, pada Sabtu (20/12/2025).FOTO:FADLI/SB
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran bersama Forkopimda dan Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno memotong pita meresmikan Jembatan Sei Pasah dan Jembatan Terusan, pada Sabtu (20/12/2025).FOTO:FADLI/SB

SB, KUALA KAPUAS – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran bersama Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno meresmikan Jembatan Sei Pasah dan Jembatan Terusan, pada Sabtu (20/12/2025).

Kegiatan peresmian dipusatkan di Kelurahan Sei Pasah, turut dihadiri Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Pangdam XII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, serta jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Kalteng dan Pemerintah Kabupaten Kapuas.

Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas atas pembangunan dua jembatan strategis tersebut. Karena keberadaan infrastruktur yang memadai akan memperlancar mobilitas masyarakat, juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pertanian.

"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bupati Kapuas beserta seluruh jajaran. Dengan infrastruktur yang baik, akses masyarakat semakin lancar dan produktivitas pertanian diharapkan terus meningkat," ucap Agustiar.

Sementara Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno menjelaskan pada tahun 2025 terdapat sejumlah jembatan yang dibangun di wilayahnya. Sebagian jembatan telah difungsikan, sementara lainnya masih dalam tahap pembangunan secara bertahap.

"Kita meresmikan Jembatan Sei Pasah dan Jembatan Terusan, serta satu jembatan lainnya yaitu Jembatan Sei STI," kata Wiyatno.

Bupati menambahkan, Jembatan Sei STI dan Jembatan Terusan merupakan akses penting menuju Desa Terusan, Kecamatan Bataguh. Sehingga Pemerintah Kabupaten Kapuas menargetkan akses jalan darat menuju Desa Terusan dapat dilalui secara penuh pada tahun 2027.

"Mudah-mudahan akhir tahun ini sudah bisa dicoba, setidaknya dengan sepeda motor trail, untuk mencapai Desa Terusan," jelasnya.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Gubernur Kalimantan Tengah, kemudian penandatanganan prasasti sebagai simbol resmi difungsikannya jembatan. Dilanjutkan Gubernur meninjau langsung kondisi fisik jembatan untuk memastikan pembangunan sesuai dengan perencanaan. (f4/sb) 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard