Lewati ke konten utama
Pemkab Kapuas

Pemkab Kapuas Perkuat Koordinasi dengan Perusahaan Hadapi Puncak Karhutla 2026

Redaksi 08-09-2026, 23:02 WIB 1 menit baca
Bupati Kapuas H.M. Wiyatno, S.P., bersama Dandim 1011/Klk Letkol Inf Deky Febrianto, Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis Sangkai, hadiri Zoom Meeting yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Senin (7/9/2026). FOTO: HUMAS/SB
Bupati Kapuas H.M. Wiyatno, S.P., bersama Dandim 1011/Klk Letkol Inf Deky Febrianto, Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis Sangkai, hadiri Zoom Meeting yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Senin (7/9/2026). FOTO: HUMAS/SB

SB, KUALA KAPUAS — Pemerintah Kabupaten Kapuas memperkuat koordinasi dengan perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) dan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) dalam menghadapi potensi puncak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) 2026. Koordinasi tersebut dilakukan melalui Zoom Meeting yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Senin (7/9/2026). 

Kegiatan diikuti dari Ruang Rapat Bupati Kapuas oleh Bupati Kapuas H.M. Wiyatno, S.P., bersama Dandim 1011/Klk Letkol Inf Deky Febrianto, Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis Sangkai.

Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sinergi bersama perusahaan pemegang HGU dan PBPH dalam menghadapi potensi peningkatan Karhutla pada puncak musim kemarau 2026.

Dalam koordinasi itu, pemerintah daerah bersama unsur terkait menekankan pentingnya kesiapsiagaan, pencegahan dini, serta penanganan Karhutla secara cepat dan terpadu, terutama di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan kebakaran.

Sinergi antara pemerintah, TNI/Polri, aparat penegak hukum, dan perusahaan pemegang konsesi dinilai menjadi kunci dalam mengoptimalkan upaya pencegahan maupun penanggulangan Karhutla.

Pemkab Kapuas berkomitmen terus memperkuat koordinasi lintas sektor dan meningkatkan kesiapsiagaan guna melindungi masyarakat, lingkungan, serta aktivitas sosial dan ekonomi daerah.

Pemkab juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan.

Melalui koordinasi tersebut, seluruh pihak diharapkan dapat menjalankan peran masing-masing secara bertanggung jawab sehingga potensi Karhutla dapat dicegah dan ditangani sedini mungkin. (hms/sb) 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard