Lewati ke konten utama
HUKUM

Autopsi Tiga Jenazah di Gunung Suwalang Rampung, Polres Barsel Tunggu Hasil Labfor Banjarmasin

Redaksi 22-01-2026, 01:54 WIB 2 menit baca
Kapolres Barito Selatan, AKBP Jeckson R Hutapea ketika diwawancara oleh sejumlah awak media. (FOTO:ISTIMEWA)
Kapolres Barito Selatan, AKBP Jeckson R Hutapea ketika diwawancara oleh sejumlah awak media. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, BUNTOK – Kepolisian Resor (Polres) Barito Selatan memastikan proses autopsi terhadap tiga jenazah yang ditemukan di kawasan Gunung Suwalang telah selesai dilaksanakan. Selanjutnya, sampel serta hasil pemeriksaan awal dikirim ke Laboratorium Forensik (Labfor) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, untuk dilakukan analisis lanjutan.

Kapolres Barito Selatan, AKBP Jeckson R Hutapea, mengatakan pihaknya saat ini masih menunggu hasil resmi pemeriksaan forensik guna memastikan penyebab kematian ketiga korban.

“Untuk proses otopsi sudah selesai dilaksanakan, selanjutnya hasilnya dikirim ke Labfor Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kita sama-sama menunggu hasilnya nanti, apa yang menjadi penyebab kematian para korban tersebut,” ujar AKBP Jeckson kepada media, Kamis (22/1/2026).

Ia juga menyampaikan informasi awal dari dokter forensik yang melakukan pemeriksaan terhadap jenazah. Berdasarkan pemeriksaan fisik secara kasat mata, belum ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh ketiga korban.

“Berdasarkan pemeriksaan awal secara fisik, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun demikian, kami tetap menunggu hasil pemeriksaan laboratorium secara menyeluruh,” jelasnya.

Kapolres turut mengimbau masyarakat agar bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di media sosial terkait peristiwa tersebut.

“Kami berharap masyarakat dapat bijak dalam bermedia sosial, saring sebelum sharing, dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum tentu kebenarannya,” tegasnya.

Sebelumnya, penemuan tiga jenazah misterius di kawasan Gunung Suwalang sempat menggegerkan warga. Setelah dilakukan penelusuran administratif dan koordinasi lintas wilayah, lokasi tempat kejadian perkara (TKP) dipastikan berada di Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan, bukan di Kecamatan Gunung Purei, Kabupaten Barito Utara, sebagaimana informasi awal yang sempat beredar.

Ketiga jenazah tersebut ditemukan warga di dalam jurang kawasan perbukitan Gunung Suwalang, tepatnya di area disposal atau penimbunan tanah di salah satu lokasi pertambangan. Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah kaku dan membengkak, sehingga diduga telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan.

Korban terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan. Salah satu korban diketahui merupakan warga setempat yang sehari-hari bekerja sebagai pemotong kayu sekaligus sopir truk PS pengangkut kayu. Sementara dua korban lainnya diduga merupakan pasangan suami istri yang berasal dari Kalimantan Selatan.

Hingga kini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman kasus sembari menunggu hasil resmi pemeriksaan forensik untuk memastikan penyebab pasti kematian ketiga korban. (OGN/SB)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard