Wakil Bupati Katingan, Firdaus mengikuti Penilaian Kinerja Stunting Kabupaten-Kota se-Provinsi Kalteng. (FOTO:ISTIMEWA)
SB, KASONGAN - Wakil Bupati Katingan, Firdaus, selaku Ketua Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) Kabupaten Katingan, mengikuti Penilaian Kinerja Stunting Kabupaten/Kota se-Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 secara daring. Kegiatan tersebut dipusatkan di ruang rapat Kepala Bappedalitbang Kasongan, Senin (27/4/2026).
Dalam pemaparannya, Firdaus menyampaikan berbagai capaian dan langkah konkret yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Katingan dalam upaya percepatan penurunan angka stunting, khususnya melalui intervensi yang menyasar kelompok rentan.
“Pelayanan kepada ibu hamil telah menjangkau kurang lebih 2.375 orang, serta bayi dan balita sebanyak 2.337 orang. Ini menjadi fokus utama kami dalam memastikan generasi mendatang tumbuh sehat dan berkualitas,” ujar Firdaus.
Ia menjelaskan bahwa penanganan stunting di Kabupaten Katingan dilakukan secara terintegrasi melalui intervensi spesifik dan sensitif, melibatkan lintas sektor mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat.
“Kami terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran dan berkelanjutan. Penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi harus terintegrasi,” katanya.
Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang, pola asuh yang baik, serta sanitasi lingkungan yang sehat sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.
“Edukasi kepada masyarakat menjadi kunci penting. Kami terus menggencarkan sosialisasi terkait pola hidup sehat dan pemenuhan gizi, terutama bagi ibu hamil dan keluarga dengan balita,” tambahnya.
Firdaus menegaskan bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten Katingan dalam menurunkan angka stunting akan terus diperkuat melalui berbagai program inovatif dan kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Kami optimistis, dengan kerja sama semua pihak, target penurunan stunting dapat tercapai dan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Katingan semakin meningkat,” tegasnya.
Kegiatan penilaian kinerja ini menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah dalam mengukur efektivitas program yang telah dijalankan, sekaligus memperkuat strategi ke depan dalam percepatan penurunan stunting di Kalteng. (sb/*)