Dari depan Kantor BGN
SB, JAKARTA – Tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026). Langkah hukum tersebut langsung menjadi perhatian publik karena terjadi di tengah pergantian jajaran pimpinan lembaga yang mengelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Penggeledahan yang berlangsung sejak dini hari membuat aktivitas perkantoran sempat terganggu. Sejumlah pegawai terlihat menunggu di luar gedung karena penyidik masih melakukan pemeriksaan di beberapa ruangan. Akses menuju kantor juga sempat dibatasi selama proses berlangsung.
Meski menjadi sorotan nasional, Kejaksaan Agung hingga kini belum mengungkap perkara yang menjadi dasar penggeledahan tersebut. Belum ada keterangan resmi mengenai dokumen maupun barang bukti yang sedang dicari penyidik.
Momen penggeledahan ini bertepatan dengan perubahan besar di tubuh BGN. Sehari sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan pimpinan lembaga tersebut. Kepala BGN Dadan Hindayana bersama dua wakil kepala resmi diberhentikan sebagai bagian dari evaluasi terhadap kinerja lembaga.
Pemerintah menyebut evaluasi dilakukan setelah pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan lebih dari satu tahun. Penilaian mencakup efektivitas program, tata kelola, serta berbagai masukan dari kementerian terkait dan masyarakat penerima manfaat.
Situasi ini memunculkan perhatian luas karena BGN merupakan lembaga yang bertanggung jawab menjalankan salah satu program unggulan pemerintah. Program Makan Bergizi Gratis sendiri dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi pelajar, balita, ibu hamil, dan kelompok rentan di seluruh Indonesia.
Menariknya, pada Maret 2026 lalu BGN dan Kejaksaan Agung sempat menandatangani kerja sama penguatan pengawasan program tersebut. Kolaborasi itu bertujuan memastikan penggunaan anggaran dan pelaksanaan program berjalan transparan serta sesuai aturan.
Hingga saat ini belum diketahui apakah penggeledahan yang dilakukan penyidik berkaitan dengan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis atau perkara lain yang sedang ditangani Kejaksaan Agung. Masyarakat pun menantikan penjelasan resmi dari aparat penegak hukum guna mengakhiri berbagai spekulasi yang berkembang.
Dengan posisi BGN yang sangat strategis dalam menjalankan program nasional bernilai besar, setiap perkembangan yang muncul dipastikan akan mendapat perhatian luas dari publik maupun para pemangku kepentingan. (*)