seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

IRT di Sampit Dijambret, Kalung Emas 10 Gram Raib Dibawa Pelaku

by Redaksi - Tanggal 10-07-2026,   jam 16:03:00
Tangkapan layar rekaman CCTV terlihat dua pelaku terduga penjambret lari menggunakan sepeda motor. (FOTO: ISTIMEWA) Tangkapan layar rekaman CCTV terlihat dua pelaku terduga penjambret lari menggunakan sepeda motor. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Aksi penjambretan kembali membuat resah warga Kota Sampit. Seorang ibu rumah tangga, Ida Suaimi, menjadi korban setelah kalung emas yang dikenakannya dirampas dua pria berboncengan sepeda motor di Jalan Cristopel Mihing, depan Gang Tri Putra, Kecamatan Baamang, Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

Saat kejadian, suasana jalan sudah dipenuhi warga yang mulai beraktivitas. Namun kondisi itu tidak membuat pelaku mengurungkan niatnya. Keduanya mendekati korban dari arah belakang, lalu dalam hitungan detik pelaku yang duduk di jok belakang langsung menarik kalung emas sebelum kabur meninggalkan lokasi.

"Pelakunya datang dari belakang. Tiba-tiba kalung saya ditarik, padahal jalan sudah ramai orang," kata Ida kepada wartawan.

Tarikan pelaku yang cukup keras membuat kalung emas tersebut putus menjadi dua. Sebagian kalung berhasil dibawa kabur, sementara sisanya masih menggantung di leher korban. Ida memperkirakan kalung itu memiliki kadar emas 700 dengan berat sekitar 10 gram.

"Kalung saya putus jadi dua. Yang dibawa pelaku sekitar separuhnya, sisanya masih tersangkut di leher saya," ungkapnya.

Rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi memperlihatkan kedua pelaku menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter tanpa pelat nomor. Pengendara mengenakan jaket hitam dan helm, sedangkan pelaku yang menjadi eksekutor memakai baju cokelat dan topi. Usai beraksi, keduanya langsung memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi hingga lolos dari kejaran warga.

Akibat kejadian itu, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar lima gram emas. Hingga kini Ida mengaku belum melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian. Warga berharap pelaku segera ditangkap agar aksi penjambretan yang mulai kembali terjadi di Sampit tidak menimbulkan korban berikutnya. (f1/sb)