seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Seorang Pria Jalan Kaki Ditemukan Tewas di Adonis Samad

by Redaksi - Tanggal 19-07-2026,   jam 12:30:00
Kondisi korban saat pertama kali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. (FOTO: ISTIMEWA) Kondisi korban saat pertama kali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Kecelakaan lalu lintas yang diduga merupakan kasus tabrak lari terjadi di Jalan Adonis Samad, tepatnya di tikungan dekat Jembatan Karanggan, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.

Seorang pejalan kaki dilaporkan meninggal dunia setelah diduga ditabrak sebuah mobil yang hingga kini masih dalam penyelidikan polisi.

Korban diketahui bernama Ahmad Jumadi (30), warga Jalan Parigi Simbar, Kecamatan Bakarangan, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban saat itu berjalan kaki dari arah Jalan RTA Milono menuju Bandara Tjilik Riwut sebelum diduga ditabrak kendaraan dari arah belakang.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Palangka Raya, Ipda Amat, mengatakan pihaknya langsung mendatangi lokasi usai menerima laporan dari masyarakat. Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi guna mengungkap penyebab kecelakaan.

"Begitu menerima laporan, anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal dan olah TKP. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan guna mengidentifikasi kendaraan maupun pengemudi yang diduga terlibat," ujarnya, Minggu (19/7/2026).

Dari hasil investigasi sementara, korban diduga ditabrak oleh sebuah mobil yang melaju searah dari belakang. Benturan keras membuat korban terpental dan mengalami luka berat hingga meninggal dunia. Sementara kendaraan yang diduga menabrak korban tidak berada di lokasi saat petugas tiba.

"Indikasi awal mengarah pada dugaan tabrak lari. Namun kami masih mendalami seluruh alat bukti dan keterangan saksi untuk memastikan kronologi maupun kendaraan yang terlibat," jelas Ipda Amat.

Saat ini Satlantas Polresta Palangka Raya masih melakukan penyelidikan dengan menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian serta mencari petunjuk lain yang dapat mengarah kepada identitas pengemudi.

"Kami juga melakukan penelusuran terhadap kemungkinan adanya rekaman CCTV maupun saksi lain yang melihat secara langsung kejadian tersebut. Semua informasi akan kami dalami untuk mengungkap kasus ini," katanya.

Ipda Amat turut mengimbau masyarakat yang mengetahui peristiwa tersebut atau memiliki rekaman kamera dasbor (dashcam) maupun CCTV di sekitar Jalan Adonis Samad agar segera melapor kepada pihak kepolisian. Menurutnya, informasi dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses penyelidikan.

"Kami berharap masyarakat yang mengetahui kejadian ini atau memiliki informasi terkait kendaraan yang diduga terlibat segera menghubungi Satlantas Polresta Palangka Raya. Partisipasi masyarakat sangat membantu proses pengungkapan kasus ini," pungkasnya. (rk/sb)