seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Gus Yahya Lantik Pengurus PCNU Kobar dan Lamandau

by Redaksi - Tanggal 23-07-2026,   jam 14:18:19
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, secara resmi melantik dan membaiat jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dan Kabupaten Lamandau masa khidmat 2026–2031, pada Rabu (22/7/2026) Malam. FOTO: ISTIMEWA/SB Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, secara resmi melantik dan membaiat jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dan Kabupaten Lamandau masa khidmat 2026–2031, pada Rabu (22/7/2026) Malam. FOTO: ISTIMEWA/SB

SB, PANGKALAN BUN– Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, secara resmi melantik dan membaiat jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dan Kabupaten Lamandau masa khidmat 2026–2031.

Prosesi pelantikan berlangsung pada Rabu (22/7/2026) Malam di Gedung PCNU Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, yang dirangkaikan dengan Pengajian Akbar.

Pelantikan tersebut menetapkan Drs. KH Hamim sebagai Rais Syuriyah dan Kiai Yusuf Noor sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Lamandau. Pada kesempatan yang sama, jajaran pengurus PCNU Kabupaten Lamandau periode 2026–2031 juga turut dibaiat dan dilantik oleh Ketua Umum PBNU.

Dalam sambutannya, Gus Yahya menegaskan bahwa kekompakan merupakan kekuatan utama Nahdlatul Ulama. Ia mengingatkan seluruh pengurus agar menjaga persatuan organisasi sehingga tidak mudah terpecah oleh berbagai kepentingan.

"Kita harus menjaga kekompakan Nahdlatul Ulama. Jangan sampai mudah terpecah belah. Organisasi ini harus terus menjadi rumah besar umat yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat," tegasnya.

Selain itu, Gus Yahya menekankan pentingnya kaderisasi yang terarah dan berkelanjutan. Menurutnya, proses pembinaan kader harus terus berjalan dalam kondisi apa pun agar NU selalu memiliki generasi penerus yang siap mengemban amanah organisasi.

Ia juga menyampaikan bahwa eksistensi Nahdlatul Ulama kini semakin diakui, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di dunia internasional. Karena itu, berbagai program penguatan organisasi, termasuk pelatihan kader, harus terus dilaksanakan secara konsisten.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Yahya turut menyampaikan kabar baik terkait pengembangan layanan kesehatan bagi warga NU. Ia mengungkapkan bahwa setelah bertemu dengan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, pemerintah membuka akses seluas-luasnya bagi Nahdlatul Ulama untuk memenuhi berbagai persyaratan administrasi dalam program-program kesehatan.

"Insya Allah, Kotawaringin Barat akan memiliki klinik kesehatan Nahdlatul Ulama sebagai bagian dari penguatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat," pungkasnya.

Pelantikan yang dihadiri para ulama, tokoh masyarakat, pengurus NU dari berbagai daerah, serta ribuan jamaah pengajian itu berlangsung khidmat. Momentum tersebut diharapkan menjadi awal penguatan peran Nahdlatul Ulama di Kotawaringin Barat dan Lamandau dalam bidang keagamaan, sosial, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat.(BY/SB)