seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Gumas Pacu Inovasi Daerah, OPD Ditantang Hadirkan Terobosan Nyata untuk Pelayanan Publik

by Redaksi - Tanggal 24-07-2026,   jam 10:42:46
Sekda Gumas, Richard menghadiri pembukaan Lomba Inovasi Daerah bagi semua OPD. (FOTO: ISTIMEWA) Sekda Gumas, Richard menghadiri pembukaan Lomba Inovasi Daerah bagi semua OPD. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas terus mendorong lahirnya inovasi di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pembangunan. Komitmen itu ditegaskan melalui pembukaan Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Gunung Mas Tahun 2026 yang digelar di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Kamis (23/7/2026).

Lomba yang dibuka Sekretaris Daerah Gunung Mas Richard mewakili Bupati Jaya Samaya Monong tersebut dihadiri jajaran asisten, staf ahli bupati, kepala OPD, tim penilai, peserta lomba, serta tamu undangan. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk membangun budaya kerja yang kreatif, adaptif, dan berorientasi pada solusi.

Membacakan sambutan Bupati, Richard menegaskan bahwa inovasi kini menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar dalam penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, tantangan pembangunan yang semakin kompleks menuntut pemerintah bekerja lebih cepat, efektif, efisien, sekaligus mampu menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Lomba Inovasi Daerah bukan sekadar ajang kompetisi tahunan, tetapi menjadi wadah membangun budaya berpikir kreatif, kolaboratif, dan adaptif dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendorong kemajuan Kabupaten Gunung Mas," ujarnya.

Richard juga mengingatkan setiap inovasi harus disusun dengan manajemen risiko yang baik agar pelaksanaannya tetap akuntabel, berkelanjutan, dan mampu meminimalkan potensi kegagalan. Ia kembali menegaskan komitmen satu perangkat daerah, satu inovasi sebagai langkah memperkuat daya saing daerah.

Berdasarkan laporan Bapperida, dari 39 perangkat daerah dan kecamatan di Kabupaten Gunung Mas, baru 13 yang telah aktif melaporkan inovasi hingga tahap penerapan. Karena itu, seluruh OPD diminta menyampaikan minimal satu inovasi setiap tahun yang tidak berhenti pada sebatas gagasan, tetapi benar-benar diterapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

"Keluarkan kemampuan terbaik. Pemenang sejati bukan hanya yang memperoleh juara, tetapi mereka yang inovasinya mampu mengubah tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegas Richard kepada para peserta.

Sementara itu, Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Gunung Mas, Vina Valentina Pasaribu, mewakili Kepala Bapperida Yantrio Aulia, menjelaskan bahwa lomba ini bertujuan menumbuhkan budaya inovasi di kalangan aparatur sipil negara (ASN), meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus menjaring inovasi terbaik untuk diikutsertakan dalam penilaian Innovative Government Award (IGA) tingkat nasional.

Ia mengungkapkan, pada 2025 Kabupaten Gunung Mas berhasil meraih predikat Kabupaten Inovatif dengan nilai Indeks Inovasi Daerah sebesar 59,83 dan menempati peringkat 104 dari 415 kabupaten di Indonesia. Prestasi tersebut diharapkan dapat terus meningkat pada penilaian tahun berikutnya.

Pada Lomba Inovasi Daerah 2026, penilaian dibagi menjadi dua kategori, yakni Kategori Penerapan Inovasi dan Kategori Ide Inovasi, sehingga setiap gagasan memiliki peluang untuk terus dikembangkan hingga menjadi program yang benar-benar diterapkan.

Dalam kategori penerapan inovasi, Sinergi Juara berhasil meraih juara pertama, disusul KESAH-DUMAH (Konsultasi Kesehatan dari Rumah) sebagai juara kedua dan JEMPOL PKG (Jemput Bola Pemeriksaan Kesehatan Gratis) di posisi ketiga. Sementara kategori ide inovasi dimenangkan oleh PERSADA GUMAS (Percepatan Kerja Sama Daerah Gunung Mas), diikuti KAHAYAN, inovasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan berbasis kecerdasan buatan (AI), serta SAHABAT SIMFONI, sistem perlindungan perempuan dan anak berbasis teknologi.

Melalui ajang ini, Pemkab Gunung Mas berharap semakin banyak inovasi lahir dari setiap perangkat daerah sehingga mampu memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus mendongkrak nilai Indeks Inovasi Daerah pada tahun 2027. (sb/*)