Bupati Kotim, H Halikinnor ketika meninjau sekolah rakyat. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)
SB, SAMPIT – Kabar baik bagi peserta didik Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kotawaringin Timur (Kotim). Bupati Halikinnor memastikan seluruh siswa akan segera menempati kampus permanen di kawasan Wengga Metropolitan setelah pembangunan dan penyempurnaan fasilitas selesai.
Saat ini seluruh aktivitas belajar mengajar masih berlangsung di gedung sementara kawasan Islamic Center. Namun, pemerintah menargetkan proses perpindahan ke kampus baru dapat dimulai pada September hingga Oktober 2026.
"Saat ini siswa masih belajar di Islamic Center. Begitu pembangunan kampus permanen selesai, seluruh kegiatan belajar akan dipindahkan ke sana," ujar Halikinnor, Sabtu (1/8/2026).
Menurutnya, kampus permanen tersebut dibangun dengan konsep sekolah berasrama yang dilengkapi ruang kelas modern, asrama, ruang makan, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Halikinnor mengatakan, kehadiran Sekolah Rakyat menjadi kebanggaan bagi Kotim karena tidak semua daerah mendapat kesempatan menjadi lokasi program nasional tersebut.
"Ini menjadi kebanggaan bagi Kotim. Kampus permanen nantinya akan memberikan fasilitas yang jauh lebih baik sehingga siswa bisa belajar dengan nyaman dan maksimal," katanya.
Ia optimistis pembangunan dapat diselesaikan sesuai target sehingga para siswa sudah bisa menikmati suasana belajar di kampus baru dalam waktu dekat. Pemerintah daerah juga terus mengawal penyelesaian pembangunan agar operasional Sekolah Rakyat dapat berjalan sesuai rencana.
Dengan hadirnya kampus permanen di Wengga Metropolitan, Halikinnor berharap Sekolah Rakyat mampu menjadi pusat pendidikan yang berkualitas sekaligus membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk meraih masa depan yang lebih baik. (f1/sb)