Asisten Setda Kalteng, Lisda Arriyana resmi membuka Diklat Calon Paskibraka 2026. (FOTO: ISTIMEWA)
SB, PALANGKA RAYA – Sebanyak 54 pelajar terbaik dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah (Kalteng) resmi mengikuti Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026. Mereka akan menjalani pelatihan intensif sebagai persiapan bertugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pembukaan diklat dilakukan oleh Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kalteng, Lisda Arriyana, mewakili Sekretaris Daerah Kalteng Linae Victoria Aden, di Aula Jayang Tingang, Kompleks Kantor Gubernur Kalteng, Palangka Raya, Selasa (4/8/2026).
Dalam sambutan Sekda yang dibacakannya, Lisda menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil lolos seleksi dan dipercaya menjadi calon Paskibraka tingkat provinsi.
"Kalian adalah putra-putri terbaik Kalimantan Tengah yang mendapat kehormatan mengemban tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab," ujarnya.
Diklat berlangsung mulai 4 hingga 17 Agustus 2026 di Asrama Haji Al Mabrur Palangka Raya dan halaman Kantor Gubernur Kalteng. Selama pelatihan, para peserta diminta menjaga disiplin, kesehatan, dan kekompakan agar mampu menjalankan tugas dengan maksimal.
"Berlatihlah dengan sungguh-sungguh, jaga kesehatan, disiplin, dan kekompakan. Itulah kunci keberhasilan dalam melaksanakan tugas sebagai Paskibraka," pesannya.
Pada kesempatan yang sama, Lisda juga melantik Pengurus Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Provinsi Kalteng periode 2026-2030 yang diketuai Raffly Tri Aditama.
Ia berharap keberadaan DPPI mampu menjadi wadah bagi para alumni Paskibraka untuk terus menanamkan nilai-nilai Pancasila, nasionalisme, persatuan, dan cinta tanah air di kalangan generasi muda.
"Kami berharap DPPI menjadi organisasi yang aktif dan berkelanjutan dalam menguatkan nilai-nilai Pancasila serta semangat kebangsaan di Kalimantan Tengah," tutupnya. (sb/*)