Anggota DPRD Kalteng, Sugiyarto
SB, PALANGKA RAYA – DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta pemerintah daerah lebih aktif mengejar dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk mempercepat revitalisasi infrastruktur sekolah.
Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto, mengatakan keterbatasan APBD membuat pemerintah daerah perlu mencari sumber pendanaan lain agar perbaikan sekolah tetap berjalan.
“Kita menyarankan supaya OPD terkait lebih banyak berkomunikasi dengan Kementerian,” kata Sugiyarto, Kamis (20/8/2026).
Menurutnya, sejumlah program revitalisasi sekolah memang mendapat dukungan langsung melalui APBN. Karena itu, Dinas Pendidikan harus memastikan seluruh data sekolah yang membutuhkan perbaikan tercatat dengan baik dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
“Sepanjang Dapodiknya masuk, itu akan masuk di data mereka (kementerian). Nah, itu yang harus kita kejar,” jelasnya.
Sugiyarto menilai langkah tersebut penting untuk mengurangi beban APBD provinsi maupun kabupaten dan kota. Apalagi kondisi keuangan daerah saat ini terbatas dan harus dibagi untuk berbagai kebutuhan pembangunan.
“Revitalisasi pendidikan ini banyak yang langsung dana dari pusat. Jadi peluang itu harus dimanfaatkan,” tegasnya.
Ia berharap pemerintah daerah tidak hanya menunggu program bantuan dari pusat, tetapi aktif berkomunikasi dan mengusulkan sekolah-sekolah yang membutuhkan perbaikan agar mendapat perhatian dalam program revitalisasi nasional. (sb/*)