Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kecelakaan maut di Jalan Tjilik Riwut Km 18, Kamis (20/8/2026). FOTO: POLISI/SB
SB, PALANGKA RAYA – Jalan Tjilik Riwut Km 18 kembali menjadi lokasi kecelakaan maut. Tiga nyawa melayang dalam tabrakan antara Toyota Avanza dan sepeda motor Yamaha Fazio, Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 06.15 WIB.
Kecelakaan terjadi di wilayah Kelurahan Marang, Kecamatan Bukit Batu, Palangka Raya. Salah satu korban tewas diketahui merupakan anggota Polres Katingan berpangkat Briptu, yakni Miko, yang saat kejadian mengemudikan Toyota Avanza putih bernomor polisi KH 1123 NU.
Dari arah berlawanan, melaju Yamaha Fazio merah bernomor polisi KH 4330 YU. Motor tersebut dikendarai Deddy Krisman dengan membonceng Selin. Keduanya kemudian menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Palangka Raya Ipda Amat mengatakan, sebelum kecelakaan terjadi, Avanza yang dikemudikan Miko melaju dari arah Palangka Raya menuju Kasongan. Sementara sepeda motor melaju dari arah Kasongan menuju Palangka Raya.
“Sesampainya di lokasi kejadian, mobil Toyota Avanza mengalami microslip dan oleng ke sebelah kanan. Saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Yamaha Fazio,” kata Amat saat dikonfirmasi.
Mobil tersebut kemudian masuk ke jalur yang dilalui sepeda motor hingga tabrakan tidak dapat dihindari. Benturan keras membuat kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah dan sejumlah korban mengalami luka berat.
“Akibat kecelakaan tersebut, pengendara dan penumpang sepeda motor mengalami luka berat. Pengemudi mobil juga mengalami luka berat,” ujarnya.
Deddy Krisman dan Selin dinyatakan meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. Miko, pengemudi Avanza yang merupakan anggota Polres Katingan, juga meninggal dunia setelah mengalami luka berat.
Sementara dua penumpang Avanza turut menjadi korban. Muhammad Noor Zakaria mengalami luka ringan, sedangkan Mahdil Anwar masih menjalani penanganan medis. Polisi kini masih mendalami kecelakaan tersebut, termasuk dugaan microsleep yang menyebabkan kendaraan oleng.
“Kami masih melakukan olah tempat kejadian perkara, mendokumentasikan kondisi TKP, mencatat keterangan saksi dan mengamankan barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (sb)