Lewati ke konten utama
Pemprov Kalteng

DAD Kalteng Gelar FGD Pengendalian Karhutla, Anang Dirjo: Jangan Bekerja Sendiri

Redaksi 24-09-2026, 08:29 WIB 1 menit baca
Asisten Ekobang Setda Kalteng, Anang Dirjo menghadiri FGD Pengendalian Karhutla yang digelar DAD Kalteng. (FOTO: ISTIMEWA)
Asisten Ekobang Setda Kalteng, Anang Dirjo menghadiri FGD Pengendalian Karhutla yang digelar DAD Kalteng. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalteng membutuhkan kerja bersama. Pemerintah, aparat, dunia usaha hingga masyarakat diminta tidak bergerak sendiri-sendiri.

Pesan tersebut disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekobang) Setda Kalteng Anang Dirjo saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Pengendalian Karhutla di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan yang digelar Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng tersebut menghadirkan Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI AD. Sejumlah pemangku kepentingan turut hadir, mulai dari Ketua Harian DAD Kalteng, Ketua MUI Kalteng, Ketua FKUB hingga Ketua DPRD Kota Palangka Raya.

Anang mengatakan, karhutla tidak bisa ditangani hanya oleh satu pihak. Karena itu, diperlukan koordinasi dan langkah bersama agar upaya pencegahan maupun penanganan di lapangan lebih efektif.

“Saya mengajak seluruh unsur untuk tidak bekerja sendiri-sendiri. Pemerintah, TNI, Polri, DAD, dunia usaha, akademisi, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan harus mengambil peran sesuai kewenangannya,” ujar Anang.

Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang untuk menyatukan pandangan sekaligus mencari langkah strategis dalam menghadapi ancaman karhutla di Kalteng.

FGD kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI AD, disusul sesi tanya jawab dan diskusi bersama peserta.

Melalui forum ini, sinergi lintas sektor diharapkan semakin kuat sehingga upaya pencegahan dan pengendalian karhutla dapat dilakukan secara lebih terkoordinasi. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard