Lewati ke konten utama
DPRD Palangka Raya

Anggaran Terbatas Berdampak Pada Pembangunan

Redaksi 07-03-2023, 09:04 WIB 1 menit baca
Anggota DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery saat menyampaikan sambutan di acara Musrenbang di Aula Kecamatan Jekan Raya, Selasa (07/03/2023). (FOTO:YAYA)
Anggota DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery saat menyampaikan sambutan di acara Musrenbang di Aula Kecamatan Jekan Raya, Selasa (07/03/2023). (FOTO:YAYA)

SB, PALANGKA RAYA - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang digelar di Aula Kantor Camat Jekan Raya Anggota DPRD Komisi B Kota Palangkaraya, Khemal Nasery memberikan apresiasi nya. Namun demikian, ia juga memaklumi bahwa beberapa usulan Musrenbang tidak dapat terakomodasi karena keterbatasan anggaran.

Sebagai anggota Badan Anggaran DPRD Palangka Raya Khemal Nasery menyatakan, menyelaraskan pokok usulan dari Musrenbang dengan pokok pikirannya dan skala gritas masyarakat di dapilnya agar dapat terealisasi. Usulan pembangunan selalu ada setiap tahun, namun masih ada usulan 10 tahun lalu yang belum sepenuhnya terealisasi.

"Untuk 2024, anggaran yang akan dibocorkan masih belum dapat diprediksi karena Palangka Raya tidak memiliki sektor pendapatan yang signifikan seperti Tambang, Sawit, atau Perkebunan. Kota ini lebih mengandalkan penjualan jasa daripada industri," ucap Khemal Nasery usai acara Musrenbang.

Khemal mengingatkan, Musrenbang diambil dari 30 persen belanja modal, dan pada 2023, terdapat sekitar 175 belanja modal yang akan dipertimbangkan. Oleh karena itu, perlu adanya pengelolaan anggaran yang tepat agar pembangunan dapat berjalan efektif.

"Pembangunan harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan kemampuan anggaran yang tersedia. Meski ada keterbatasan anggaran, pemerintah harus tetap berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat dengan memberikan prioritas pada pembangunan infrastruktur yang penting dan memperkuat sektor jasa yang ada di Palangka Raya," tuturnya lagi.

Dalam hal ini, partisipasi aktif masyarakat dalam Musrenbang sangat penting agar usulan yang disampaikan dapat direalisasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas. Dengan begitu, pembangunan di Palangka Raya dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (aya/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard