Kecelakaan Helikopter, Ucapan Duka Disampaikan TP PKK Kabupaten Seruyan

SB, KUALA PEMBUANG –Gugurnya prajurit TNI dalam kecelakaan helikopter misi penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Seruyan meninggalkan duka mendalam bagi berbagai pihak.
Ketua TP PKK Kabupaten Seruyan Ny. Welduline Ahmad Selanorwanda, S.E., M.A., turut menyampaikan secara langsung belasungkawa mendalam atas gugurnya Sertu (Anm) Heri Prasetyo, saat berada di bandara Kuala Pembuang, pada Jum'at (6/11/2026).
"Saya atas nama pribadi dan TP PKK Kabupaten Seruyan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum. Kami mendoakan semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, diampuni segala dosa dan kesalahannya, serta keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan," ucap Welduline Ahmad Selanorwanda.
Sertu Heri merupakan satu dari tiga prajurit TNI AD yang gugur dalam insiden kecelakaan helikopter TNI AD jenis MI-17 V5A di wilayah perairan Kab. Seruyan. Ketiganya tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Udara Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Kecelakaan nahas tersebut terjadi pada Rabu (4/11/2026) di sekitar kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah (Kalteng), saat para prajurit tengah menjalankan tugas negara.
Di hadapan keluarga yang ditinggalkan, Ketua TP PKK menyampaikan rasa duka cita sekaligus memberikan dukungan moril serta santunan.
"Kita berharap keluarga almarhum diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan tersebut," tegasnya.
Baginya, pengabdian dan pengorbanan almarhum dalam menjalankan tugas negara merupakan wujud nyata kesetiaan, keberanian, dan dedikasi seorang prajurit kepada bangsa dan negara.
"Pengabdian almarhum menjadi bukti bahwa seorang prajurit senantiasa siap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, bahkan dengan mempertaruhkan jiwa dan raga. Apa yang telah dilakukan almarhum merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi kita semua," tandasnya. (sb)