Dewan Soroti Maraknya Aksi Balapan Liar Selama Ramadan
SB, SAMPIT – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotim, Rudianur soroti kembali maraknya aksi balap liar di Kota Sampit selama bulan suci Ramadan. Aksi ini didominasi remaja dan pelajar yang masih di bawah umur.
Menurut Rudianur, pemerintah dari dinas terkait seperti Dinas Perhubungan dan Satpol PP, juga aparat kepolisian harus mengabil sikap mencegah sebelum ada korban jiwa, yaitu dengan menggelakan patroli dengan saling buck up untuk menghentikan aksi ini.
“Aksi balapan liar ini sudah sangat meresahkan dan mengganggu ketenangan masyarakat. Dan kami dapat laporan disejumlah titik Kota Sampit seperti Jalan HM Arsyad, Taman Kota hampir setiap malam pada kongvoi aksi balapan liar,” ucap legislator dari Fraksi Golkar tersebut, Rabu (28/3/2023).
Bahkan menurutnya, aksi balapan liar yang terjadi sudah menjadi langganan setiap bulan Ramadan. Ini sangat berbahaya bagi warga yang masih berkativitas malam hari.
Dan ia berharap, aparat kepolisian harusnya sudah membentuk tim khusus guna mengantisipasi aksi balap liar ini. Disamping itu juga pemerintah daerah selalu ambil peran untuk menengahi serta memberikan wadah.
“Pemerintah segera menggelar aksi untuk mengakomodasi sejumlah anak muda. Ada banyak kegiatan positif lainnya yang lebih manfaat di bulan Ramadan ini dibading balapan liar yang merugikan banyak pihak,” tukasnya.
Selama ini juga lanjutnya, pihak DPRD Kotim mendukung Pemkab apabila menggelar kegiatan untuk anak muda di bulan Ramadan. Kalau tidak bisa menghentikan paling tidak mengurangi. Karena hakikatnya mereka hanya butuh difasilitasi saja. tutupnya. (f1/sb)