Lewati ke konten utama
DPRD Kotawaringin Timur

Dinkes Diminta Awasi Kehigienisan Menu Takjil di Pasar Ramadan

Redaksi 01-04-2023, 01:37 WIB 1 menit baca
Anggota DPRD Kotim, SP Lumban Gaol. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Anggota DPRD Kotim, SP Lumban Gaol. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) turut prihatin atas keracunan massal yang dialami masyarakat diduga usai menyantap takjil kue ipau yang dibeli di Kecamatan Baamang.

“Kita sangat prihatin dengan musibah ini, apalagi informasinya ada korban jiwa usai menyantai kue tersebut. Kita doakan puluhan masyarakat yang mengalami keracunan tersebut cepat sebuh,” ungkap anggota DPRD Kotim, SP Lumban Gaol, Sabtu (1/4/2023).

Legislator dari Fraksi Demokrat menekankan, agar pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Kesehatan Kotim segara menindaklanjuti permasalahan ini dengan menggandeng pihak kepolisian untuk menyelidiki peyebab keracunan tersbeut, juga menggandeng BBPOM Palangka Raya untuk menguji sampel makanan yang disebut-sebut penyebab keracunan.

Selain Lumban Gaol berharap agar dilakukan pengawasan terhadap disetiap produk yang dijual di pasar Ramadan atau menu takjil yang dijual masyarakat, apakah benar-benar aman untuk di konsumsi atau sebaliknya.

“Pengawasi sangat perlu dilakukan terhadap menu takjil yang dijual masyarakat, jangan sampai kasus seperti terulang kembali apalagi dari informasinya ada korban jiwa,” harapnya.

Pengawasan yang dilakukan katanya, jangan berjangka harusnya dilakukan rutin setiap hari dan kalau perlu ada satgas, agar prosuk yang dijual benar-benar aman untuk dikonsumsi masyarakat.

“Sebab adanya kasus ini sangat berdampak besar terhadap penjua takjil yang lain, karena masyarakat menjadi takut untuk beli di luar. Pedagang takjil juga diimbau untuk menjaga kehiginasan dan kualitas produknya, sedengakan pembeli lebih teliti dalam membeli makanan,” imbaunya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard