Lewati ke konten utama
DPRD Kotawaringin Timur

Keracunan Massal Kurangnya Pengawasan Keamanan Bahan Pangan

Redaksi 02-04-2023, 07:32 WIB 1 menit baca
Anggota Komisi III DPRD Kotim, Sihol Parningotan Lumban Goal
Anggota Komisi III DPRD Kotim, Sihol Parningotan Lumban Goal

SB, SAMPIT – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (kotim), Sihol Parningotan Lumban Goal mengaku sangat perihatin atas warga Sampit yang keracunan makanan. Hal ini tidak lain karena kurangnya pengawasan dan edukasi dari pemerintah terhadap bahan pangan yang dijual di bulan Ramadan.

Goal mengatakan, sistem pengawasan pemerintah terhadap industri kuliner di bulan Ramdan masih sangat rendah. Banyak warga yang keracunan makanan ini menjadi bukti koordinasi dan kolaborasi yang minim dari Pemerintah Kotim terhadap terjaminnya keamanan pangan di bulan Ramadan.

“Kemenkes memang mengeluarkan standar terkait Syarat Laik higiene Sanitasi  atau SLHS, tetapi SLHS diterbitkan oleh pemerintah daerah. Untuk itu pemerintah daerah berperan besar untuk mengawasi dan memastikan pengelolahan mendapat penyuluhan keamanan pangan siap saji,” ungkap Lumban Goal, Minggu (2/4/2023).

Menurutnya, selama ini penerapan kewajiban SLHS di Kabuptaen Kotim masih belum optimal, padahal ini sangat penting sebagai bukti jaminan kesehatan dari tempat pengelolahan pangan.

Menurut dia, dengan menjamin mutu kesehatan dan keamanan pangan tersebut, penyakit bawaan makanan dan keracunan makanan di masyarakat bisa dicegah.

“Harusnya tidak ada kasus keracunan karena Dinkes Kabupaten Kotim itu sudah mempunyai program penyuluhan tentang kesehatan pangan dan lebih spesifik ke pengelolah makanan saji,” tegasnya.

Tak lupa dia mengimbau kepada pemangku kepentingan lebih komitmen terhadap keamanan pangan di Kotim. Prioritas yang ditetapkan jangan berbeda – beda sehingga pengawasan pada keamanan pangan di Kotim menjadi lebih konsisten. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard