Waspada Peredaran Narkoba Saat Musim Mudik
SB, SAMPIT - Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi salah satu Kabupaten tertinggi tingkat peredaran narkoba di Kalimantan Tengah (Kalteng). Hal ini menjadi sorotan anggota DPRD Kotim, Sutik meminta instusi hukum atau instansi terkait lebih memperketat pengawasan di jalur perbatasan, baik jalur darat, laut maupun udara.
“Kita prihatin Kotim masuk zona merah mendekati zona hitam, artinya peredaran narkoba tinggi sekali olehnya itu siaga ekstra harus dilakukan melalui satuan tugas (Satgas) untuk Airport, transportasi laut dan darat,” sebut Sutik, Minggu (16/4/2023).
Ia mengatakan, jalur transportasi laut dan darat pada saat memasuki arus mudik atau arus balik lebaran, dinilai sangat rentan terjadi penyeludupan narkoba dibanding dengan transportasi udara.
“Transportasi laut pengawasan harus lebih ketat sebab dengan ribuan orang yang berangkat dan datang harus butuh pengawasan yang ekstra dari seaport intredction. Untuk transportasi udara ada Airport intrediction yang bekerja 24 jam,” jelasnya.
Sedangkan untuk transportasi darat kalau hanya melakukan pembatasan atau penutupan jalur masuk itu kurang efektif. Solusinya adalah peningkatan kewaspadaan aparat penegak hukum dengan mendirikan pos -pos keamanan dan kesehatan serta melibatkan berbagai pihak.
“Satgas yang sudah dibentuk tersebut akan memperketat pemantauan di setiap pos-pos yang sudah ditentukan. Untuk transportasi darat bisa memantau di titik-titik rawan atau mangkalnya Bis. Sedangjan bandara dan pelabuhan harus memantau pergerakan orang dan apabila ada yang tertangkap maka proses hukum berjalan,” tukasnya. (f1/sb)