Lewati ke konten utama
Pemko Palangka Raya

Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Antisipasi Karhutla di Palangka Raya

Redaksi 27-04-2023, 09:29 WIB 2 menit baca
Peserta apel dari ASN Lingkup Pemko ikut apel di Polsubsektor Jekan Raya, Rabu (26/04/2023). (FOTO:YUDHA)
Peserta apel dari ASN Lingkup Pemko ikut apel di Polsubsektor Jekan Raya, Rabu (26/04/2023). (FOTO:YUDHA)

SB, PALANGKA RAYA – Memperingati hari Kesiapsiagaan dan simulasi bencana serta Hari Otonomi Daerah XXVII, Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya melaksanakan Apel yang digelar di halaman Polsubsektor Jekan Raya, Jalan Mahir Mahar Km 10 Kota Palangka Raya, Rabu (26/04/2023).

Pada apel itu dihadiri ASN dari Pemko dan juga aparat gabungan dari TNI-POLRI serta tamu undangan lainnya. Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin hadir sebagai inspektur upacara pada acara itu. Dalam kegiatan itu juga nampak hadir Wakil Wali Kota Palangka Raya Hj Umi Mastikah, didampingi Sekda Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu dan unsur Forkopimda Kota Palangka Raya.

Wali Kota Palangka Raya dalam sambutanya mengatakan, kegiatan apel dan simulasi dilakukan guna mengecek kesiapsiagan para petugas untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

“Karena Kita ketahui bersama BMKG telah merilis, untuk sekarang ini Kota Palangka Raya mencapai titik panas hingga 35 derajat celcius, sehingga perlu adanya kesiapsiagan dari petugas karhutla dalam menangani masalah yang nantinya dapat terjadi sewaktu-waktu,” katanya.

Dia menambahkan, karena kota Palangka Raya mencapai titik panas yang ekstrem masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktifitas diluar ruangan pada jam 10 pagi hingga jam 4 sore. Jika memang ingin keluar diharapkan memakai pelindung tambahan seperti baju lengan panjang ataupun jaket.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Emi Abriyani menyampaikan bahwa dari bulan Januari – April 2023 terdapat tiga kasus kebakaran yang terjadi di Kelurahan Bukit Tunggal Kota Palangka Raya.

“Tiga kali kejadian, tetapi semuanya sudah bisa diatasi bersama dan rata-rata terjadi di Kelurahan Bukit Tunggal. Kami pun sampai saat ini masih melakukan pemantauan adanya laporan karthutla dan selalu sigap dalam menghadapinya,” ucapnya.

Emi mengimbau kepada warga Kota Palangka Raya untuk selalu waspada saat musim kemarau ini, awasi selalu lahannya jangan sampai terbakar. Apabila masyarakat melihat titik api diwilayahnya segera saja melaporkan kepada pihak berwajib terdekat atau bisa juga melalui call center 112. (mda/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard