Sebanyak 300 Personel Gabungan Disiagakan Antisipasi Karhutla
SB, PALANGKA RAYA – Dalam beberapa hari ini Kota Palangka Raya sedang mengalami suhu panas ekstrem, untuk mengantisipasi kebakaran lahan dan hutan (Karhutla), maka Walikota Palangka Raya Fairid Naparin telah menetapkan Kota Palangka Raya dengan Status Siaga Bencana Karhutla.
Sementara itu guna pengendalian dan pencegahan dini ancaman Karhutla di Kota Palangka Raya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya telah menyiagakan sebanyak 300 personil gabungan, yang kini terus melakukan patroli dan pengawasan.
Kepala BPBD Kota Palangka Raya Emi Abriyani mengatakan, para personil disiapkan untuk mengantisipasi jika ada bencana Karhutla di daerahnya dan para personil juga menyampaikan edukasi bahaya Karhutla kepada warga sekitar.
"Perlu diketahui, sejauh ini tercatat sudah ada dua kejadian karhutla di Kota Palangka Raya, dan telah dilakukan pemadaman oleh tim gabungan seperti TSAK, Manggala Agni, Dinas Kehutanan, BPBD dan pihak terkait lainnya," belum lama ini.
Emi menambahkan, sejumlah titik rawan karhutla di wilayah Kota Palangka Raya, terus menjadi perhatian pihaknya. Diantaranya di wilayah Kecamatan Sebangau, Jekan Raya, Bukit Batu dan Kecamatan Pahandut.
“Dengan suhu yang cukup panas ini, maka ditetapkannya status siaga bencana karhutla tersebut, diantaranya dengan mempertimbangkan cuaca wilayah Kota Palangka Raya saat ini mengalami suhu tertinggi yaitu 35,6 derajat Celsius,” tuturnya.
Emi juga mengimbau kepada warga Kota Palangka Raya, agar mewaspadai terjadi karhutla diwilayahnya dengan tidak membakar sampah kering sembarangan dan apabila ada kebakaran melapor kepada pihaknya atau juga dapat menghubungi call center 112. (mda/ok)