Lewati ke konten utama
Pemko Palangka Raya

Empat Kecamatan di Palangka Raya Rawan Terjadi Karhutla

Redaksi 12-05-2023, 10:00 WIB 1 menit baca
Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Emi Abriyani saat diwawancara sejumlah awak media. (FOTO:ISTIMEWA)
Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Emi Abriyani saat diwawancara sejumlah awak media. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Memasuki peralihan dari musim Hujan ke Kemarau, Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, mencatat ada empat kecamatan di wilayah Kota Palangka Raya yang selama ini kerap terjadi peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Emi Abriyani mengatakan, selama peralihan musim ditambah dengan suhu cuaca yang panas saat ini dirinya menyebut, ke empat kecamatan itu antara lain Kecamatan Jekan Raya, Sabangau, Bukit Batu dan Kecamatan Pahadut.

"Tenntu saja Kami akan memberikan perhatian lebih kepada empat wilayah kecamatan  di  Kota Palangka Raya ini, Kami juga terus memberikan edukasi serta imbaun kepada warga dan juga petugas dilapangan agar selalu siap jika dibutuhkan," ungkap Emi, baru ini.

Dilanjutkan Emi, bila berkaca dari peristiwa karhutla yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya, maka Kecamatan Jekan Raya menjadi wilayah yang paling rawan potensi karhutla di Kota Palangka Raya.

"Apabila diurutkan, maka Kecamatan Jekan Raya berada pada posisi pertama, kemudian Sabangau berikutnya Bukit Batu, Pahandut dan terakhir Kecamatan Rakumpit," sebutnya.

Perlu diketahui sambung Emi, dalam perkembangan pengendalian karhutla  pada beberapa hari terakhir ini, telah tercatat ada dua peristiwa karhutla di Kota Palangka Raya, dan telah dilakukan pemadaman oleh tim gabungan seperti TSAK, Manggala Agni, Dinas Kehutanan, BPBD dan pihak terkait lainnya. (mda/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard