Lewati ke konten utama
DPRD Palangka Raya

Cegah Inflasi Dengan Memperkuat Ketahanan Pangan

Redaksi 04-06-2023, 02:22 WIB 1 menit baca
Anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Anna Agustina Elsye. (FTO:ISTIMEWA)
Anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Anna Agustina Elsye. (FTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA - Untuk memenuhi pangan di kota Palangka Raya serta mencegah baiknya harga pangan, maka Pemerintah kota (pemko) Palangka Raya sekarang ini terus memperkuat program ketahanan pangan.

Anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Anna Agustina Elsye mengapresiasi apa yang telah dilakukan Pemkot.

"Kami melihat dalam upaya menjaga ketahanan pangan, sebagaimana harapan pemerintah pusat, sejauh ini terus dioptimalkan oleh Pemko Palangka Raya," ungkap Anna, baru ini di Palangka Raya.

Srikandi DPRD Palangka Raya dari Partai Gerindra ini mengatakan, upaya perkembangan pertanian  yang dilakukan Pemko Palangka Raya melalui instansi terkaitnya, hendaknya bisa menyasar pada berbagai komoditas yang bisa diunggulkan atau produktif. Seperti holtikultura, sayur mayur, buah-buahan serta padi.

Tak dapat dipungkiri kata Anna, ketersediaan lahan pertanian di  wilayah Kota Palangka Raya sangat besar. Walaupun dengan karakteristik lahan bergambut. Tetapi hal tersebut bukan jadi masalah, melainkan bisa menjadi tantangan tersendiri bagi dinas serta pihak terkait dalam membangun sistem pertanian yang lebih produktif.

"Hal ini terbukti, dengan adanya pengembangan pertanian pada lahan gambut, sudah mampu menghasilkan produk-produk pertanian. Nah, karena itu dirasa perlu upaya membangun komoditas unggulan pertanian yang produktif,"ujarnya menambahkan. 

Terlepas dari itu kata Anna, agar pertanian di Kota Palangka Raya dapat berjalan berkesinambungan, maka perlu adanya kolaborasi dengan Kementerian Pertanian. Salah satunya bagaimana upaya mengoptimalkan pengelolaan lahan pertanian yang ada di daerah setempat.

"Dengan adanya kolaborasi tersebut, tentunya akan mampu mencegah terjadinya inflasi dipasaran, karena ketersediaan bahan pangan yang mencukupi," ungkapnya.

Dia menambahkan, apabila pemkot melalui dinas terkaitnya dapat memanfaatkan lahan yang luas tersebut dengan baik dan juga memberikan pengetahuan kepada petani dengan memanfaatkan pengelolaan lahan secara tradisional dan teknologi, maka kebutuhan pangan dikota setempat tercukupi. (mda/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard