Lewati ke konten utama
DPRD Palangka Raya

Sambut Kunker DPRD Batola, Bahas Pelestarian Cagar Budaya

Redaksi 08-06-2023, 11:37 WIB 1 menit baca
Anggota DPRD Batola saat kunker ke DPRD Kota Palangka Raya. (FOTO:ISTIMEWA)
Anggota DPRD Batola saat kunker ke DPRD Kota Palangka Raya. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA - DPRD Kota Palangka Raya mendapat kunjungan kerja (kunker) dari anggota DPRD dari Kabupaten Barito Kuala (Batola) yang datang bertandang, Selasa (6/6/2023).

Kedatangan rombongan kunker dari kabupaten Batola Provinsi Kalimantan Selatan itu dipimpin Arfah selaku Wakil Ketua DPRD Batola, bersama anggota DPRD Batola yang tergabung di komisi II. Mereka diterima oleh tim ahli Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Palangka Raya, Sitti Masmah.

“Kunker DPRD Batola ini guna melakukan studi komparatif tentang cagar budaya dan peran DPRD dalam mendukung pelestarian cagar budaya. Kemudian bahasan lainnya juga terkait kesekretariatan dan hak keuangan DPRD,” ucap Sitti Masmah.

Mantan Sekwan DPRD Palangka Raya ini menjelaskan, terkait dengan cagar budaya, maka anggota DPRD Batola ingin mengetahui informasi dengan jelas terutama peran DPRD dalam mendorong dari segi penganggaran membantu mendukung pelestarian cagar budaya.

“Kemudian bagaimana peran DPRD membantu pengawasan maupun ikut berperan dalam pelestarian cagar budaya, sehingga dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) setempat,” jelasnya.

Sementara itu Arfah mengatakan, banyak cagar budaya di Batola yang masih belum dimasukkan menjadi aset cagar budaya. Seperti bangunan dan situs-situs.

“Informasi yang kami terima, di Kota Palangka Raya ini sudah ada 15 cagar budaya dan disitulah Kami ingin mendalaminya seperti apa dan bagaimana cara mengelolanya,” sebut Arfah.

Dikatakan, sesuai dengan tugas pengawasan maka peran DPRD dapat membuat peraturan daerah (perda). Perlu perda pengelolaan cagar budaya di Barito Kuala, seperti halnya yang dimiliki Kota Palangka Raya, sehingga ke depan cagar budaya bisa dijadikan obyek wisata yang mampu menarik wisatawan, hingga meningkatkan pendapatan asli daerah. (mda/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard