Lewati ke konten utama
Pemko Palangka Raya

PPDB Sistem Zonasi Utamakan Peserta Didik Dekat Dengan Sekolah

Redaksi 17-06-2023, 10:21 WIB 1 menit baca
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani. (FOTO:YUDHA)
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani. (FOTO:YUDHA)

SB, PALANGKA RAYA - Dengan adanya sistem zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sangat tepat dalam mewujudkan keadilan pendidikan, hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Jayani.

“Karena dengan sistem zonasi ini berkaitan erat dengan domisili tinggal calon peserta didik. Sebaliknya, sekolah memilih peserta didik yang jarak domisilinya dekat dengan sekolah,” ungkapnya, Jumat (16/6/2023).

Sebelum adanya sistem zonasi lanjutnya, tidak sedikit anak didik yang tinggalnya dekat dengan sekolah, tidak bisa sekolah. Hal itu karena daya tampung sekolah, bahkan juga adanyan persaingan nilai. Ironisnya, tidak sedikit sekolah diisi oleh peserta didik yang tinggal jauh dari sekolah.

“Maka dari itu, dengan sistem zonasi ini ada skala prioritas bagi anak didik yang berdomisili disekitar sekolah tentunya akan lebih diutamakan sebab menggunakan system yang baru,” tegasnya.

Jayani mengungkapkan, dengan sistem zonasi diharapkan semua jenjang pendidikan khususnya sekolah negeri di Kota Palangka Raya, dapat secara merata memberikan layanan pendidikan yang berkualitas dan bermutu kepada masyarakat.

“Jadi para orangtua atau anak didik tidak perlu lagi mencari sekolah yang menjadi pilihan berlokasi jauh dari tempat tinggalnya. Kini saatnya memanfaatkan sekolah dekat dengan tempat tinggal, atau domisili berdasarkan zonasi,”jelasnya.

Di sisi lain, melalui sistem zonasi pada PPDB ini dapat mengubah paradigma para orangtua dan anak didik, yang selama ini lebih berpola pikir memilih bersekolah pada sekolah unggulan atau sekolah terbaik.

Dia menambahkan, sepanjang pelaksanaan PPDB dengan sistem zonasi tersebut khususnya di Kota Palangka Raya, telah mampu memberi implikasi terhadap kesiapan seluruh sekolah untuk mengejar mutu dan kualitas pendidikan. (mda/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard