Lewati ke konten utama
Pemko Palangka Raya

GPM Dilaksanakan Untuk Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan

Redaksi 27-06-2023, 02:13 WIB 2 menit baca
Sekda Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu. (FOTO:ISTIMEWA)
Sekda Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Gerakan Pangan Murah (GPM) dan pemecahan rekor MURI GPM serentak Nasional secara Daring di Baitul Quran NU Jalan Dr Murjani, Kota Palangka Raya, Senin (26/06/2023). GPM itu digagas oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan diselenggarakan di 341 titik di 300 Kabupaten/Kota se Indonesia.

Pada kesempatan ini Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palangka Raya menghadiri kegiatan GPM. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Iduladha 1444 H.

Tujuan GPM digelar untuk menjaga laju inflasi yang disumbangkan oleh sektor pangan. Pelaksaaan GPM sendiri berkolaborasi serta bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan stakelholder bidang pangan seperti BUMD, BUMN di antaranya Bulog, distributor, asosiasi pengusaha, gabungan kelompok tani dan juga seluruh stakeholder lainnya.

Kegiatan GPM untuk memecahkan rekor MURI sebagai Gerakan pangan murah serentak terbanyak di Indonesia yang merupakan bukti keberpihakan Pemerintah kepada masyarakat yang bertujuan mewujudkan petani sejahtera, pedagang untung , konsumen tersenyum, karena pangan kuat Indonesia berdaulat.

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi dalam sambutannya mengatakan, tingkat inflasi merupakan tantangan yang dihadapi semua negara termasuk Indonesia. Inflasi bulan Mei 2023 sebesar 4 persen year on year terus menunjukan penurunan dari periode sebelumnya.

“Sesuai dari arahan Presiden kita tidak boleh berpuas diri. Tantangan tidak mudah, perubahan iklim El Nino, dampak geopolitik global, instabilitas pasokan dan tingginya harga pangan global menjadi tantangan yang harus kita hadapi bersama,” ucapnya.

Salah satu upaya yang harus dilakukan adalah dengan menjaga inflasi pada sektor pangan, untuk itu Bapanas hadir bersama Kementerian/Lembaga terkait beserta Stakhoder pangan untuk mengurai satu persatu tantangan pangan.

“Launching GPM serantak Nasional pada hari ini menjadi aksi nyata peran kita semua dalam menjaga inflasi pangan sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi pelaku usaha pangan petani dan peternak,” tambahnya.

Sementara itu, Sekda Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu mengatakan, GPM yang dilaksanakan di Kelurahan Pahandut merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Palangka Raya dalam menekan inflasi yang saat ini mulai mengalami penurunan.

“Kota Palangka Raya akan terus meningkatkan upaya untuk ketahanan pangan dari hulu sampai hilir, sehingga inflasi dapat ditekan,” tambahnya.

Gelaran GPM ini diikuti Kepala Bank Indonesia Kalimantan Tengah, Kepala BPS Kota Palangka Raya, Bulog Provinsi Kalimantan Tengah dan Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya. (mda/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard