Lewati ke konten utama
Provinsi

Masyarakat Bantaran Sungai Mentaya Dihantui Seringnya Kemunculan Buaya

Redaksi 21-09-2023, 02:32 WIB 1 menit baca
Komandan BKSDA Pos Sampit, Muriansyah bersama petugas pemerintah desa memasang spanduk imbauan. (FOTO:ISTIMEWA)
Komandan BKSDA Pos Sampit, Muriansyah bersama petugas pemerintah desa memasang spanduk imbauan. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di bantaran Sungai Mentaya dan Cempaga, Kabupaten Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) belakangan dibuat resah seringnya penampakan atau kemunculan buaya.

Sehingga ini menjadi ancaman bagi masyarakat, sebab sudah banyak masyarakat menjadi korban keganasan buaya muara.

Itu dikarenakan sungai-sungai kecil di sepanjang Sungai Mentaya dan Cempaga mulai mongering/bahkan sudah kering akibat kemarau yang panjang. Jadi buaya berkeliaran di sungai-sungai besar untuk mencari makan.

Belum lama ini, buaya sudah dua kali menampakan diri di Desa Terantang sehingga para pencari ikan pun menjadi resah hal tersebut.

Dan dua hari lalu, dilaporkan warga Bajarum ada seekor buaya terlihat di sekitar bawah Jembatan Bajarum sedang berenang.

Tadi malam, buaya juga menampakan diri di kawasan Sungai Samuda dengan ukuran besar.

Melihat penomena tersebut, Komandan BKSDA Pos Sampit, Muriansyah menyampaikan itu diduga karena anak-anak sungai mulai mongering sehingga buaya pindah ke Sungai besar, juga sulitnya mencari makan sehingga sehing menampakan diri.

Dirinya menyarankan kepada masyarakat apabila melihat agar segera melaporkan kepada perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Petugas BKSDA.

“Selalu tetap waspada saat beraktifitas di sungai mentaya di malam hari, karena dari data kami, 93 % serangan terjadi saat gelap atau senja sampai subuh. Jangan berusaha untuk menangkap buaya tersebut, karena sangat berbahaya dan jangan membunuh karena melanggar UU Konservasi,” ucapnya.

Selain itu juga Muriansyah meminta kepada masyarakat jangan memelihara ternak diatas atau ditepi sungai, jangan membungan bangkai binatang atau sampah rumah tangga ke sungai.

“Hal seperti ini kami temukan menyebabkan buaya mendekati areal perairan pemukiman. Kami harapkan selalu waspada saat beraktivitas di bantaran sungai,” imbuhnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard