Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Mencegah Penyebaran DBD di Sekolah, Dinkes Kotim Melakukan Fogging

Redaksi 22-09-2023, 07:04 WIB 1 menit baca
Tampak petugas dari Dinas Kesehatan Kotim melakukan pengasapan di salah satu sekolah di Kabupaten setempat. (FOTO:ISTIMEWA)
Tampak petugas dari Dinas Kesehatan Kotim melakukan pengasapan di salah satu sekolah di Kabupaten setempat. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Setelah beberapa kasus penyakit demam berdarah dengeu (DBD) ditemukan berasal dari sekolah, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengambil langkah dengan melakukan fogging atau pengasapan di sejumlah sekolah pada Kamis (21/9/2023).

Fogging dilakukan untuk mengantisipasi dan mencegah penularan penyakit DBD, khususnya di lingkungan sekolah di Kotim.

"Kemarin kita sudah melakukan fogging di dua sekolah wilayah Kecamatan MB Ketapang, Kelurahan MB Hilir yakni TK Cinta Bunda dan SD Cinta Bunda. Petugas kami melakukan pengasapan di ruang kelas dan fasilitas di sekolah disana,” ungkap Kepala Dinkes Kotim, Umar Kaderi saat menghadiri rapat di gedung DPRD pada Kamis (21/9/2023).

Dirinya juga mengatakan, beberapa waktu lalu petugas juga melakukan kegiatan fogging di SMP dan SMA Muhammadiyah karena ditemukan kasus DBD di dua sekolah itu.

Pihaknya melakukan pemberitahuan terlebih dahulu ke satuan pendidikan sebelum melakukan fogging dengan harapan siswa dipulangkan lebih awal.

"Setelah kami melakukan koordinasi ternyata dua sekolah hari ini memilih belajar daring selama dua hari yakni Kamis dan Jumat. Karena asap fogging memang tidak sehat untuk anak-anak,” terangnya.

Harapan kita semoga dengan melakukan antisipasi pencegahan ini bisa menekan angka penularan DBD pada anak usia sekolah. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard