Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Masyarakat Diminta Tidak Menambah Polusi Saat Musim Karhutla

Redaksi 07-10-2023, 03:02 WIB 1 menit baca
Kondisi jalan di Kota Sampit pagi hari diselimuti kabut asap. (FOTO:AQMAR)
Kondisi jalan di Kota Sampit pagi hari diselimuti kabut asap. (FOTO:AQMAR)

SB, SAMPIT - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim) mengatakan, Rinie Anderson mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar tidak menambah polusi, karena kondisi udara di Kotim saat ini tidak sehat dan diselimuti kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

"Jangan sampai ada warga yang dengan sengaja membakar, terutama yang berskala besar karena asap dari hasil kebakaran akan sangat berdambak sekali bagi lingkungan," kata Rinie Anderson, Sabtu (07/10/2023).

Dirinya mengimbau karena mendapat informasi ada warga yang dengan sengaja membakar tumpukan ban dan karet di sekitar Jalan Pramuka, bahkan apinya begitu besar, sehingga membuat kepulan asap yang sangat tebal.

"Hal tersebut tentu sangat merugikan sekali, di tengah sibuknya petugas memadamkan api tapi ada warga yang dengan sengaja membuat api besar. Menurut informasi ada 4 armada pemadam kebakaran dan BPBD yang datang untuk memadamkan ternyata hanya tumpukan ban dan karet yang terbakar," ucapnya.

Dirinya mengatakan, akibat hal tersebut masyarakat di sekitar juga ikut dirugikan karena bisa terhirup asap dan memgandung racun, dan diketahui asap masih terus mengepul selama beberapa hari walaupun titik api sudah dipadamkan.

"Oleh karena itu kita jangan egois atau hanya mementingkan diri sendiri karena kita hidup bermasyarakat dan harus memperhatikan dampak bagi sekitar dan orang lain, apakah merugikan orang lain dan sekitar atau tidak," tegas Rinie. (f2/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard