Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Akibat Kekeringan, Ratusan Hektare Lahan Padi Petani Gagal Panen

Redaksi 21-10-2023, 05:18 WIB 1 menit baca
Kepala Dinas Pertanian Kotim, Septina saat menyampaikan sambutan pada suatu acara. (FOTO:ABU)
Kepala Dinas Pertanian Kotim, Septina saat menyampaikan sambutan pada suatu acara. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT - Akibat kekeringan menimpa ratusan hektare lahan petani di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berdampak pada gagal panen hingga menimbulkan kerugian besar pada petani.

Kepala Dinas Pertanian Kotim, Sepnita mengatakan, pihaknya sudah mendata luasan sawah yang puso dan segera mengusulkan bantuan kepada Kementerian Pertanian.

"Total padi yang puso sekitar 330 hektare. Segera kita usulkan dengan membuat laporan kepada pemerintah pusat bahwa terjadi puso maka akan dibantu sesuai usulan berupa bantuan bibit,” kata Sepnita, Sabtu (21/12023).

Ia menjelaskan, 330 hektare padi puso itu tersebar di dua kecamatan di wilayah selatan, yaitu Pulau Hanaut dan Teluk Sampit. Puso ini terjadi pada September lalu akibat kekeringan.

"Begitupun juga hortikultura seluas dua hektare yang gagal panen akibat serangan hama. Ini juga diduga tidak terlepas dari kondisi kemarau panjang yang terjadi". Ujarnya

Pihaknya sangat turut prihatin atas kejadian  ini dan berharap bantuan dari pusat nanti bisa manfaat mengganti kerugian yang sudah dialami para petani Kotim (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard