Lewati ke konten utama
Provinsi

PKS Gandeng Rocky Gerung dan Dikky Akmar di Dialog Akal Sehat

Redaksi 02-02-2024, 02:45 WIB 2 menit baca
Dialog publik akal sehat yang dihadiri Rocky Gerung di Kota Besi. (FOTO: ISTIMEWA)
Dialog publik akal sehat yang dihadiri Rocky Gerung di Kota Besi. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Pengurus DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kotim menggandeng akademisi sekaligus aktivis Rocky Gerung dan Caleg DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Tengah (Kalteng) dari PKS dalam dialog publik dengan tema Kolaborasi Akal Sehat dengan urgensi Demokrasi dan Moral Etik di Kecamatan Kota Besi, Kamis malam (1/2/2024).

Ketua DPD PKS Kotim Suprianto mengatakan, kehadiran Roki Gerung ini membuktikan bahwa didalam tubuh PKS terdapat pemikir pemikir yang pembaharu dan aktor intelektual.

"Kita menghadirkan pemateri yang sudah dikenal jadi toko nasional, yang sudah mempunyai gagasan luas, yang terbuka, membuka diri, dan siap bekerja sama dengan siapapun, untuk kemaslahatan bangsa dan negara," kata Suprianto, Jumat (2/1/2024). 

Sementara Dikky Akhmar yang juga merupakan Ketua Forum Diskusi Akal Sehat Indonesia mengatakan, poin penting dalam kegiatan diskusi kali ini adalah untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat Kobes dan sekitarnya sekaligus untuk menyerap aspirasi masyarakat.

"Poin penting agenda ini untuk silahturami sekaligus mendengar aspirasi masyarakat. Saya sengaja mengajak Roki Gerung untuk bantu menyampaikan ke masyarakat cara berpikir yang sehat," kata Dikky.

Dalam kesempatan tersebut juga, dirinya menyoroti berbagai permasalahan yang ada di Kalteng terkait perkebunan kelapa sawit baik dari segi produksi, produktifitas, dan sebagainya yang tidak berdampak seluruh kepada masyarakat.

"Saya lihat kondisi Kalteng dengan SDA yang begitu luar biasa tapi sayangnya masih banyak masyarakat terbelakang, masih dibawa garis kemiskinan. kita harus berjuang bersama sama berjuang untuk menyamaratakan kemakmuran di Kalteng," ujarnya.

Sementara itu dialog tersebut, Roki Gerung mengajak kepada semua peserta dialog untuk membuka pikiran tentang bagaimana berpikir sehat serta mengajak seluruh kader PKS, anak muda dan masyarakat semuanya untuk menegakan kebenaran dan keadilan bernegara.

"Kita harus berjuang untuk kembalikan sistem Demokrasi yang sesungguhnya yang berbasis Pancasila. PKS punya kewajiban itu untuk menghadirkan kembali keadilan dan kesejahteraan seluruh rakyat," sebutnya.

Rocky Gerung kemudian mengkritisi program Hilirisasi pemerintahan Jokowi yang dianggap berjalan tidak demokratis. Jokowi menciptakan program hilirisasi diujungnya tetapi bagi anak muda yang dipersoalkan bukan hilirnya tapi hulunya, itu analoginya.

"Proses di hulu tidak demokratis, poinnya demokratis adalah melakukan kompetisi dahulu, datang dari proses yang secara demokratis tapi faktanya tidak, yang terlihat," tegasnya.

Olehnya itu ia menegaskan agar semuanya harus mendudukkan persoalan dengan akal sehat. Jangan membayangkan masa depan dengan memori di masa lalu yang buruk namun melihat ke depan untuk anak bangsa nantinya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard