Lewati ke konten utama
Provinsi

Hujan Deras Mengguyur Kota Sampit, Beberapa Ruas Jalan Tergenang

Redaksi 06-03-2024, 12:27 WIB 1 menit baca
Tampak seorang pengendara melintas jalan yang tergenang. (FOTO: ISTIMEWA)
Tampak seorang pengendara melintas jalan yang tergenang. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Intensitas hujan yang tinggi mengguyur Kota Sampit pada hari Selasa sore (5/3/2024), mengakibatkan sejumlah ruas jalan di Kota Sampit terendam air. Banjir dadakan itu dinilai disebabkan banyak faktor, selain saluran air yang perlu dikeruk lagi. 

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Multazam, ada beberapa ruas jalan di Kota Sampit yang tergenang air.

”Jalan HM Arsyad, Jalan Mangga 4, Jeruk 4, Pinang 4, Anggur 2, Anggur 3 dan 4 di sebagian titik badan jalan tertutup genangan banjir. Ketinggian rata-rata 5-20 cm,” kata Multazam, (6/3/2024).

Ia juga mengakui bahwa diberapa titik lokasi tersebut merupakan dataran rendah sehingga mengakibatkan saluran drainase tidak mampu menampung air.

"Disamping lokasi tersebut merupakan dataran rendah pemerintah daerah juga harus segera melakukan normalisasi sungai dan drainase air sehingga tidak mengakibatkan air meluap ke jalan apalagi ke pemukiman penduduk," ungkapnya.

 Sedangkan kondisi berbeda terjadi di luar Kota Sampit, setelah sebelumnya BPBD Kotim menerima laporan 25 desa di Kecamatan Cempaga Hulu, Cempaga, Tualan Hulu, Kotabesi, Mentaya Hulu dan Parenggean yang tergenang banjir dua pekan lalu, kini dikabarkan sudah surut. 

”Dari laporan yang kami terima, beberapa desa di lima kecamatan sudah surut sejak minggu lalu. Hanya Desa Hanjalipan yang masih menggenang sekitar 5-40 cm. Tinggal sekolah saja yang masih diliburkan,” kata Multazam

BPBD Kotim telah meningkatkan status siaga menjadi tanggap darurat banjir pada 23 Februari 2024 lalu selama 14 hari terhitung mulai 24 Februari-8 Maret 2024. Dari laporan yang diterima, BPBD Kotim selama dua pekan terakhir terdapat 1.133 KK dengan total 1.842 jiwa warga di 25 desa yang tersebar di enam kecamatan yang terendam dan terdampak banjir. (f3/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard