Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Atasi Banjir Dalam Kota, Pemkab Kotim Segera Benahi Drainase

Redaksi 09-03-2024, 04:12 WIB 1 menit baca
Atasi Banjir Dalam Kota, Pemkab Kotim Segera Benahi Drainase

SB, SAMPIT - Menyikapi banjir yang kerap melanda di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Pemerintah Kabupaten Kotim akan fokus memaksimalkan normalisasi drainase yang ada, sehingga banjir dan genangan air yang terjadi di dalam Kota Sampit tidak terlalu parah.

Hal tersebut diutarakan oleh Wakil Bupati Kotim, Irawati (09/03/2024).

"Banjir ini sering terjadi karena masih ada sejumlah drainase yang buntu atau tidak berfungsi dengan normal," ungkap Irawati.

Irawati juga mengatakan, dengan kondisi ini tentunya menjadi sumber masalah utama bagi warga Kota Sampit, pasalnya kalau drainase tidak berfungsi misalnya saluran buntu maka air tidak akan mengalir dengan baik dan akan menyebabkan air meluap sehingga menggenangi jalan dan pemukiman penduduk.

"Tentu ini akan menjadi perhatian kami. Kemarin melalui pesan Bapak Bupati, secepatnya melalui dinas terkait kita akan memperbaiki sejumlah drainase yang buntu itu," lanjutnya.

Selain itu, Irawati juga mengajak masyarakat agar selalu membersihkan lingkungan sekitar, seperti membersihkan saluran parit, drainase dan memasang gorong-gorong agar air bisa mengalir dengan baik.

Irawati juga menyebut pihaknya juga telah berupaya merespons aduan masyarakat terkait kondisi banjir yang dialami oleh warga Kota Sampit.

"Kemaren temuan kami di lapangan beragam, mohon maaf sebagian masyarakat sendiri yang tidak mau dibongkar dan sering kami menemukan drainase yang tertutup, serta tidak ada gorong-gorongnya sehingga mengakibatkan air tidak mengalir dengan baik," tukasnya.

Orang nomor dua di Kabupaten Kotim tersebut menambahkan, pihaknya juga akan membuat program jangka panjang dalam penanganan banjir yang kerap terjadi di sejumlah kawasan dalam Kota Sampit, dengan membuat drainase yang cukup dalam untuk pencegahan banjir ini.

"Jadi untuk penanganan jangka panjang. Itu tadi itu ada masukan dari ibu Kejari bahwasanya kita akan bikin drainase yang kedalamannya 1 setengah hingga 2 meter untuk menghindari terjadinya air meluap ke jalan dan mencegah banjir ini terjadi," tutupnya. (f3/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard