Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Bupati Desak Kemenhub Perluas Runway Bandar Udara H Asan Sampit

Redaksi 21-03-2024, 03:26 WIB 1 menit baca
Bupati Kabupaten Kotim, H Halikinnor didampingi Wabup dan Sekda saat diwawancara oleh wartawan. (FOTO:ABU)
Bupati Kabupaten Kotim, H Halikinnor didampingi Wabup dan Sekda saat diwawancara oleh wartawan. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), H Halikinnor berharap kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk segera secepatnya realisasikan perpanjangan dan pelebaran landasan pacu atau Runway di Bandar Udara H Asan Sampit.

"Kita berharap kalaupun tidak bisa tahun ini paling tidak tahun depan. Katena kita sanhat butuh untuk kemudahan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi Kotim," kata Halikinnor, Kamis (21/3/2024).

Ia mengatakan, Bandar Udara H Asan merupakan milik dari Kemhub RI Maka dari itu, Pemkab Kotim sifatnya hanya bisa mensupport dan mendukung adanya peningkatan Runway tersebut, salah satunya mengganti rugi tanah milik masyarakat.

"Untuk peningkatan baik itu pelebaran, perpanjangan Runway maupun yang lainnya itu menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat. Jadi sampai saat ini kita selalu komunikasikan itu, agar segera direalisasikan," ujarnya.

Ia menyebutkan, saat ini Bandar Udara H Asan Sampit hanya memiliki satu maskapai yakni Maskapai 6R dan itu sangat terbatas, yaitu tujuan Sampit - Jakarta dan Sampit - Surabaya.

"Adanya keterbatasan penerbangan itu, sehingga membuat masyarakat kita banyak yang lari ke Palangkaraya, Pangkalanbun, dan bahkan ada yang ke Banjarmasin hanya untuk melakukan penerbangan," ungkapnya.

Lanjutnya, sementara perlu di ketahui bahwa di Provinsi Kalteng khusunya, Kabupaten Kotim merupakan penduduk yang terbesar. Selain itu, investasi juga sangat banyak, sehingga penerbangan ini sangat dibutuhkan sekali untuk masyarakat maupun pengusaha di Kabupaten Kotim.

"Harapan kita, perpanjangan dan pelebaran Runway itu cepat direalisasikan, sehingga bisa didarati pesawat jenis Airbus 320, kalau itu jumlah penumpangnya besar kemungkinan harga tiket menjadi murah dan masyarakat kita tidak usah lagi jauh-jauh untuk melakukan penerbangan," tutupnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard