Pastikan Pergaulan Anak Terhindar Dari Faham Radikalisme
SB, SAMPIT - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Dra Rinie meminta para orangtua mulai sejak dini mengawasi dan mengontrol pergaulan terhadap anak agar terhindar dari paham radikalisme.
“Kenapa saya sampaikan sejak dini, karena sekarang pelaku faham radikalisme melakukan proses doktrinasi bisa melalui tontonan-tontonan yang mengandung unsur radikalisme, bahkan tidak jarang kita menemukan buku-buku cerita yang didalamnya disisipi doktrin-doktrin radikalisme. Nah ini perlu kita kita hindari," ucapnya, Kamis (27/10/2022).
Legislator dari PDI Perjuangan ini menjelaskan, anak usia dini yang masih dalam masa pertumbuhan tentunya sangat rentan untuk dihasut atau doktrin hal negatif.
Bahkan menurutnya, pemahaman anak melalui sesuatu yang dilihat bisa saja membuat mereka tidak seimbang dalam berpikir, sehingga dengan mudah di hasut oleh para pelaku.
“Usia dini adalah masa sangat labil anak, sehingga sangat mudah untuk dihasut. Jadi tugas para guru bisa mengawasi anak saat disekolah dan saat di rumah tugas para orang tua, karena rata-rata anak sekarang bermain ponsel jadi harus pengawasan ketat dan waktunya dibatasi," terangnya.
“Bukan sekedar mengawasi, tetapi orang tua juga diminta memberikan pemahaman terhadap anak agar bisa membedakan baik dan buruk. Tidak hanya orangtuanya saja, akan tetapi ini juga merupakan tanggung jawab pihak sekolah supaya selektif dalam memberikan contoh yang baik kepada murid, jauhkan mereka dari hal negatif seperti kekerasan terhadap fisik mereka yang dapat menimbulkan trauma dan sebagainya,” tutupnya. (ok)