Lewati ke konten utama
DPRD Kalteng

Wilayah Perdesaan Perlu Perhatian Peningkatan Infrastruktur Pendidikan

Redaksi 30-04-2024, 12:57 WIB 1 menit baca
Anggota DPRD Kalteng, Duwel Rawing
Anggota DPRD Kalteng, Duwel Rawing

SB, PALANGKA RAYA – Pada 23 Mei 2024 mendatang, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) berumur 67 tahun. Hingga diusia itu infrastruktur pendidikan belum juga dirasakan yang sama bagi masyarakat di pelosok des dengan di wilayah kota.

Hal ini pun mendapat sorotan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsil Kalteng, Duwel Rawing.

Menurut Duwel, infrastruktur pendidikan memang sangat diperlukan oleh masyarakat yang ditinggal di pelokasok desa, karena di zaman maju sekarang ini perkembangan harus terintrasi semua, baik sarana dan prasarana maupun akses internet.

“Maka kita meminta pemerintah memperhatikan lebih serius lagi pendidikan di wilayah perdesaan, karena masih banyak membutuhkan perhatian serius. Tidak jarang ada sekolah yang memprihatinkan dari segi bangunan dan sarana pendukung lainnya,” sebut anggota Komisi III DPRD Kalteng itu, Selasa (30/4/2024).

Ia mengungkapkan, terdapat banyak infrastruktur pendidikan yang perlu diprioritaskan oleh pemerintah seperti halnya bangunan, sarana pendukung seperti jalan dan jembatan, hingga fasilitas pendukung lainnya.

"Salah satu contohnya rumah dinas guru, ini merupakan fasilitas pendukung bagi para guru yang bertugas di pelosok. Namun, banyak kondisi rumah guru yang memprihatinkan dan perlu perhatian," jelasnya.

Tentunya sebut Duwel, semua pihak tentunya menginginkan akses infrastruktu benar-benar merata, karena ini untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang berkulitas.

“Tujuannya adalah meningkatkan SDM yang berkualitas. Tidak hanya wilayah kota saja, tetapi harus sampai pada tingkat desa, ini yang menjadi perhatian bersama,” tuturnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard