Lewati ke konten utama
DPRD Kalteng

Potensi Perkebunan Varientas Buah-Buahan Tropis Besar di Kalteng

Redaksi 22-05-2024, 08:41 WIB 1 menit baca
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Sudarsono. (FOTO:ISTIMEWA)
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Sudarsono. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA - Eksekutif di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di minta untuk dapat mengembangkan perkebunan varietas buah-buahan tropis di Kalteng. Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Sudarsono.

Mantan Bupati Seruyan ini menyampaikan terdapat potensi besar yang dimiliki daerah dalam budidaya buah-buahan tropis yang dan memiliki nilai ekonomi tinggi.

Akan tetapi, tanpa adanya dukungan dari pihak pemerintah daerah, pengembangan perkebunan varietas buah-buahan tropis ini menurutnya tidak akan berkembang dengan pesat.

Pihaknya berharap, dukungan tersebut dapat meningkatkan produksi, diversifikasi hasil pertanian, serta meningkatkan pendapatan petani di daerah ini.

"Kalteng memiliki potensi besar dalam budidaya buah-buahan tropis yang memiliki nilai ekonomi tinggi," ucapnya kepada awak media, Selasa (21/5/2024).

Ia menambahkan, dukungan pengembangan tersebut juga harus melihat dari kebutuhan yang di ingin para petani buah itu sendiri.

"Dengan mendukung pengembangan perkebunan varietas buah-buahan tropis, tentu itu dapat meningkatkan produksi, menambah keragaman hasil pertanian, serta meningkatkan pendapatan petani di daerah ini," ungkapnya.

Selain itu, Sudarsono menjelaskan bahwa pengembangan perkebunan varietas buah-buahan tropis juga akan berkontribusi positif terhadap peningkatan daya saing produk pertanian lokal.

Menurutnya, dengan memperluas jenis buah-buahan yang ditanam, diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih luas dan mendukung pertumbuhan sektor pertanian.

"Kita pastinya berharap dengan dorongan pemda untuk mengembangkan perkebunan varietas buah-buahan tropis, harapan kita itu dapat menciptakan lingkungan usaha yang kondusif bagi petani dan pelaku agribisnis di Kalteng, serta mendukung diversifikasi hasil pertanian yang lebih berkelanjutan," tukasnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard