Lewati ke konten utama
DPRD Kalteng

Fraksi PDIP Apresiasi Penerimaan Pendapatan Daerah Tahun 2023

Redaksi 13-06-2024, 08:21 WIB 2 menit baca
Fraksi PDIP DPRD Kalteng, Yohanes Freddy Ering
Fraksi PDIP DPRD Kalteng, Yohanes Freddy Ering

SB, PALANGKA RAYA - Fraksi PDI Perjuangan mengapresiasi realisasi pencapaian target penerimaan Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Tahun Anggaran 2023 yang hingga dengan 31 Desember 2023 lalu mampu mencapai angka Rp 6. 730 triliun lebih atau 101, 96%.

"Dimana pendapatan ini di atas yang ditargetkan yaitu sebesar Rp. 6, 601 triliun lebih," kata Ketua Komisi I DPRD Kalteng Yohanes Freddy Ering yang merupakan anggota dari Fraksi PDI Perjuangan, Rabu (12/6/2024).

Pendapatan Asli Daerah (PAD) menurut pihaknya sampai dengan tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp, 2, 589 triliun lebih atau 106, 36% dari target yang ditetapkan Rp. 2. 432 triliun lebih.

"Upaya kita untuk mencapai kemandirian anggaran, akan dapat kita upayakan secara bertahap dan berkelanjutan. Sehingga tidak ada ketergantungan dari anggaran pusat," tuturnya.

Pada sisi belanja, Fraksi PDI Perjuangan melihat bahwa jumlah realisasi pada masing-masing pos Belanja Daerah pada Tahun Anggaran 2023, belum semuanya berada dibawah pagu anggaran yang tersedia.

"Dengan demikian ini mengindikasikan telah terjadi penghematan atau efisiensi penggunaan anggaran," ujarnya.

Namun demikian, pihaknya mengharapkan dengan adanya sisa anggaran lebih yang tidak terserap tersebut dan bukan berarti bahwa ada program dan kegiatan yang tidak mampu dilaksanakan pada tahun anggaran 2023. Sehingga dapat mengganggu pencapaian target kinerja sebagaimana yang diharapkan.

"Peningkatan kinerja secara berkesinambungan dari Instansi yang mempunyai kontribusi terhadap pembentukan penerimaan daerah sangat diharapkan agar semakin mampu memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap peningkatan pencapaian target Penerimaan Daerah dimasa yang akan datang," tuturnya.

Untuk itu, pihaknya meminta agar pemerintah daerah dapat terus berupaya untuk selalu mencari terobosan dalam rangka penggalian sumber-sumber penerimaan daerah selain pajak dan retribusi.

"Sehingga ke depan kemampuan untuk terus meningkatkan sumber dan jumlah PAD dapat terus diupayakan, sehingga ratio Penerimaan dari Pendapatan Asli Daerah akan semakin besar terhadap struktur anggaran kita secara keseluruhan," tutupnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard