Penghapusan Jurusan Tingkat SMA Tidak Berpengaruh Pada Pembelajaran
SB, PALANGKA RAYA - Keputusan Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) untuk menghapus penjurusan di Sekolah Menengah Atas (SMA) menurut Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Siswandi tidak mempengaruhi apapun.
"Penghapusan jurusan dianggap umum dan tidak masalah, yang terpenting adalah sarana dan prasarana yang mendukung, utamanya untuk sekolah di Kalteng," ucapnya kepada awak media, Selasa (20/8/2024).
Politisi Partai Demokrat Kalteng ini menjelaskan, penghapusan jurusan di jenjang SMA, tidak terlalu berpengaruh, sebab jurusan seperti IPA, IPS, dan Bahasa hanya dianggap sebagai pilihan hobi bagi anak-anak.
Akan tetapi, menurutnya yang paling untuk dunia pendidikan saat ini yakni perhatian pihak yang berwenang terhadap kebutuhan siswa.
"Pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota kami rasa sangat penting membantu kebutuhan siswa seperti seragam selama 12 tahun, sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing," jelasnya.
Pihaknya meyakini anggaran yang dibutuhkan untuk memberikan perhatian terhadap sektor pendidikan sangatlah cukup, sehingga hal tersebut perlu di penuhi terlebih dahulu.
"Pemerintah mampu menyesuaikan anggaran untuk mendukung hal ini," demikian legislator asal dapil IV Kalteng yang meliputi Kabupaten Barito Timur, Barito Utara, Barito Selatan, dan Murung Raya tersebut. (sb)