Lewati ke konten utama
Provinsi

Lima Hari Pasca Kebakaran, Jemaat Gereja Maranatha Beribadah di Gedung Sangkowong

Redaksi 30-09-2024, 09:54 WIB 2 menit baca
Jemaat Gereja Maranatha saat melaksanaan ibadah di Gedung Sangkowong. (FOTO:ISTIMEWA)
Jemaat Gereja Maranatha saat melaksanaan ibadah di Gedung Sangkowong. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA - Lima hari pasca kebakaran yang melanda Gereja Maranatha, jemaat gereja tersebut kembali melaksanakan ibadah Minggu. Namun, kali ini suasana berbeda terasa, karena ibadah tidak lagi dilakukan di gereja yang menjadi rumah ibadah mereka selama ini, melainkan di Gedung Sangkowong yang berada di sebelah gereja.

Meskipun harus berpindah tempat sementara akibat musibah tersebut, semangat para jemaat tidak surut. Mereka berkumpul di ruangan gedung yang disediakan, tetap melaksanakan kegiatan ibadah seperti biasa, dengan penuh khidmat dan syukur.

Enricko Gustin Abel, salah satu jemaat, mengungkapkan bahwa saat ini mereka terpaksa harus beribadah di Gedung Sangkowong karena kebakaran yang menimpa gereja mereka.

“Puji Tuhan, Tuhan masih memberikan wadah bagi jemaat GKE Langkai untuk beribadah setiap minggunya, walaupun gereja kami baru saja terkena musibah,” ujar Enricko dengan penuh rasa syukur, Minggu (29/9/24).

Tidak hanya itu, suasana kebersamaan dan solidaritas begitu terasa dalam masa sulit ini. Jemaat dari gereja-gereja lain di sekitar Palangka Raya turut membantu dengan meminjamkan alat musik dan peralatan multimedia yang diperlukan untuk ibadah. Bantuan tersebut sangat berarti bagi jemaat GKE Langkai, yang masih dalam proses pemulihan dari dampak kebakaran.

"Puji Tuhan atas bantuan dari jemaat yang lain, Solidaritas dan kasih yang bersumber dari Tuhan memungkinkan kami untuk beribadah seperti biasa," tambah Enricko.

Kejadian ini menunjukkan bahwa semangat persaudaraan dan kebersamaan antar jemaat tetap terjaga, bahkan di tengah cobaan. Jemaat GKE Langkai percaya bahwa melalui ujian ini, mereka akan semakin dikuatkan dan tetap berpegang pada iman mereka, dengan terus melangkah maju bersama.

Gereja Maranatha sendiri masih dalam proses perencanaan perbaikan, dan jemaat berharap dapat segera kembali beribadah di tempat yang telah menjadi saksi perjalanan rohani mereka selama bertahun-tahun.

Enricko juga berharap nanti menjelang hari natal para jemaat GKE Langkai tetap memancarkan kasih seperti yang Tuhan ajarkan.

"Iman kita sebagai jemaat GKE Langkai harus tetap kokoh didalam Tuhan dan juga kita tunjukkan bahwa dimasa natal kasih tetap terpancar meskipun gereja mengalami musibah" tutupnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard