Pj. Bupati Lamandau Said Salim bersama Kapolres Lamandau AKBP Bronto Budiyono melakukan Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektar Lahan Guna Mendukung Swasembada Pangan Tahun 2025. FOTO: BAYU
SB, NANGA BULIK- Pj. Bupati Lamandau Said Salim bersama Kapolres Lamandau AKBP Bronto Budiyono dan jajarannya mengikuti Virtual Rapat koordinasi Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektar Lahan Guna Mendukung Swasembada Pangan Tahun 2025 dipimpin Langsung oleh Bapak Menteri Pertanian RI Dr. Ir. A. Amran Sulaiman,M.P, Selasa (21/01/2024).
Dalam kegiatan launcing penanaman jagung secara serentak ini dihadiri juga Dandim 1017/LMD yang diwakili oleh Pasi Intel Kodim 1017/LMD, Wakapolres Lamandau Kompol Permadi S.E., S.I.K. Kadis Pertanian serta PJU, Wadanki Brimob Lamandau.
Pj. Bupati Lamandau Said Salim mengatakan kegiatan penanaman serentak bibit jagung ini secara nasional yang dipimpin oleh Menteri Pertanian yang telah dilaksanakan penanaman bibit tersebut bersama-sama Kepolisian Resor Lamandau.
"Kita maksudkan agar program penanaman jagung di seluruh Indonesia dengan tujuan Swasembada jagung yang dicanangkan, oleh Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Pertanian dapat dicapai di Tahun 2025," ujarnya.
Said salim mengharapkan seluruh kegiatan yang bertujuan untuk ketahanan pangan secara nasional dapat didukung oleh seluruh daerah utamanya di Kabupaten Lamandau.
"Sehingga Kabupaten Lamandau sendiri melalui Dinas Pertanian di 2025 ini dicanangkan untuk kelompok tani kegiatan saprodi jagung pada bulan Juni 2025, ada sebanyak 50 hektar," jelasnya.
Ditempat yang sama Kapolres Lamandau AKBP Bronto Budiyono mengatakan tanggal 21 Januari 2025 se-Lamandu jajaran polsek dan PBS (perusahaan besar swasta) secara serentak mengikuti launching penanaman jagung tumpang sari secara nasional, ada 60 hektar yang hari ini dikerjakan bersama dengan PBS kelapa sawit yang ada di wilayah Kabupaten Lamandau.
Disamping itu juga ada 4 Polsek yang ada di wilayah hukum polres Lamandau juga melakukan penanaman bibit jagung kurang lebih satu hektar jadi total hari ini yang tanam sekitar 60 hektar.
"Kami mendukung program ini sepenuhnya, ini menjadi bukti nyata sinergitas lintas sektoral dengan melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah kabupaten Lamandau serta dunia usaha yang bergerak di bidang perkebunan demi mendukung terwujudnya ketahanan pangan Nasional yang tangguh di kabupaten Lamandau," pungkasnya. (by/sb)