Lewati ke konten utama
Pemprov Kalteng

Rihel Apresiasi Wartawan Ikut Partisipasi Kegiatan Tes Urine Narkotika

Redaksi 24-05-2025, 09:34 WIB 1 menit baca
Usai pelaksanaan tes urine, sejumlah wartawan foto bersama Wabup Kotim Irawati dan Plt Kesbangpol Rihel. (FOTO:ISTIMEWA)
Usai pelaksanaan tes urine, sejumlah wartawan foto bersama Wabup Kotim Irawati dan Plt Kesbangpol Rihel. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Pelaksana Tugas (Plt) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kotim Rihel apresiasi media yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tes urin Narkotika yang diselenggarakan oleh BNK Kotim bertempat di Halaman Kesbangpol, Jumat (23/5/2025).

"Terimakasih kepada beberapa teman dari media yang ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan tes urine Narkotika ini,” kata Rihel.

Rihel mengatakan, pelaksanaan tes urine di Kesbangpol meliputi Aparatur Sipil Negara (ASN) berjumlah 48 orang, Tekon 18 orang.

Kemudian ada tambahan pegawai dari Setda yang sebelumnya tidak sempat ikut tes urin pada Rabu (21/5). Sementara untuk partisipasi dari media berjumlah 11 orang.

"Ini merupakan komitmen dari kita semua untuk bebas dari narkoba. Karena kalau makai narkoba banyak dampaknya mulai dari keluarga, kinerja kerja hingga berefek ke pengangguran,” jelansya.

Sementara itu Wakil Bupati Kotim yang juga merupakan Ketua BNK Kotim Irawati mengatakan, profesi jurnalis memiliki tekanan kerja yang cukup tinggi, mulai dari mobilitas yang tinggi hingga jam kerja yang tidak menentu. Hal tersebut bisa menjadi celah terhadap potensi penyalahgunaan narkotika.

"Rekan-rekan wartawan sering bekerja hingga larut malam dan mengikuti banyak kegiatan. Situasi itu bisa menjadi faktor risiko. Maka, penting juga bagi mereka menjadi bagian dari upaya pencegahan," ujarnya.

Irawati menambahkan bahwa kesediaan wartawan mengikuti tes urine adalah contoh baik bagi masyarakat. Ia berharap media juga bisa menjadi mitra strategis dalam menyebarkan pesan-pesan antinarkoba.

"Saya sangat mengapresiasi wartawan yang bersedia dites. Ini bukti bahwa kita semua serius melawan narkoba," tegasnya.

Terkait hasil tes urine, Irawati menyebutkan bahwa informasi akan disampaikan secara pribadi, baik melalui telepon atau lewat Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

"Kalau positif ditelepon dari BNK. Tapi kalau tidak dihubungi, berarti hasilnya aman. Semoga semuanya negatif," pungkasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard